Rumah makan Cahaya Famili yang terletak di jalan Karya Logam(dokpri)

 

Mulanya penasaran saat melihat antrian di rumah makan Cahaya Famili yang menyajikan masakan Padang, deretan motor di jam istirahat sebagai pertanda bahwa rumah makan yang berada di Jalan Karya Logam Jatimulya Tambun Selatan di minati para pekerja yang lokasinya memang berdekatan dengan rumah makan. Jalan Karya Logam di kanan kirinya memang berdiri pabrik pabrik dan tentu saja ini menarik minat para penjual untuk menjajakan dagangannya.

Dari pada penasaran lebih baik ngejajal sekalian, jam makan siang tampaknya jam sibuk bagi pemilik rumah makan Cahaya Famili, beberapa orang mengantri di dekat meja yang sekaligus berfungsi sebagai tempat bayar, kebayang sibuknya mereka, selain harus cepat cepat melayani pembeli, mereka pun harus sigap jika melayani konsumen yang akan membayar, selain makan di tempat, rumah makan ini pun melayani bungkus makanan dan juga pesanan katering.

Dibalik kaca etalase terdapat pilihan menu yang menggoda(dokpri)

Beberapa menu khas kuliner Padang tersaji, ada Rendang, Ikan Bakar, Ayam Bakar, Ayam Serundeng, Ikan Mas Kuah Kuning, Cincang, Gulai Kepala Tongkol, Telor Balado dan ragam menu lainnya yang bisa di pilih. Semua makanan tersebut di seragamkan serba sepuluh ribu, apapun pilihan menunya. Ketika penulis menjajal kulineran di rumah makan ini dan memesan menu, dan ternyata benar lho, apa yang di makan semuanya di banderol dengan harga ceban saja, cukup murah lho.

Menu pilihan untuk maksi, harga mah ceban bro(dokpri)

Pekerja yang di kenal karena seragam khusus yang berlogo di mana ia bekerja terlihat santai dengan pilihan makanan kesukaanya, ada juga yang memilih membungkus makanan dan memakannya di tempat lain, menurut pengunjung yang sempat di tanya, bahwa ia sengaja memesan makanan untuk peringatan Hari Besar Islam, dan karyawan yang bernama Jayadi dan bekerja di sebuah gudang distribusi perusahaan eceran besar tanah air mengaku kerap makan siang di tempat ini.

Begitu pula yang di katakan Anwar yang hanya memesan lauknya saja, menurutnya harga di sini lebih hemat, tinggal menanak nasi di magic com dan untuk lauk tinggal beli matang, ia beralasan lebih praktis di karenakan isterinya baru saja melahirkan. Dengan harga yang relatif murah, kehadiran rumah makan Cahaya Famili sangat menolong kocek para pekerja, dengan harga sepuluh ribu bisa mendapatkan menu menu khas masakan Padang. Mungkin inilah yang di sebut dengan terobosan, meski harga serba itu bukanlah yang pertama.

Setelah menghabiskan porsi makan siang, akhirnya membayar dan cukup dengan duit sepuluh ribuan sudah menikmati suguhan masakan padang yang terkenal itu, lumayanlah bisa mendapatkan paket hemat ala ala pekerja. Beruntung juga warung makan seperti ini ada di sekitaran tempat kerja penulis, boleh dong icip icip menu masakan Padang dengan harga terjangkau, istilahnya mah murah meriah gitu.

Kalau penasaran dan mau mentraktir sih boleh boleh banget kok, tempatnya juga tidak terlalu dari Jalan Raya Diponegoro KM 39, di dekat persimpangan Hotel Merdeka Utama. Pokoknya harga bersahabat kok dan soal rasa boleh di adu tuh.

Meski memang harga harga kebutuhan pokok terus melambung, dengan inovasi inovasi kecil namun ternyata mampu menarik minat pembeli, dan langkah itu di lakukan oleh rumah makan Cahaya Famili, dengan harga yang relatif terjangkau dan semua bisa tersenyum senang, karyawan pun puas karena bisa mencicipi rendang atau pun kuah kuning kepala tongkol dengan harga yang ekonomis. Yuk icip icip di sini, nggak nyesel deh!

Kategori: Cafe Dan Resto

Topik Irawan

Topik Irawan

Blogger biasa yang suka jalan dan makan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *