Uniknya Stasiun Citeras, Dua langkah Dari Peron Langsung Toilet

Suasana Stasiun Citeras saat admin berada di sana(dokpri)

 

“Dari stasiun Citeras naik angkot, paling lima belas menit juga nyampe kok ke rumah aku.”

Sepenggal percakapan via telepon dengan seorang teman SMA saat admin berada di Commuter Line ketika menanyakan alamat yang di tuju, dan akhirnya tahu juga nih stasiun Citeras. Jujur inilah stasiun terjauh yang pernah admin tuju dalam perjalanan Commuter line. Sebuah stasiun yang menjadi salah satu dari beberapa stasiun dari rute Tanah Abang Rangkas Bitung. Ini juga stasiun yang merupakan stasiun terakhir menuju Rangkas Bitung.

Renovasi untuk mempercantik interior dan peron stasiun Citeras(dokpri)

Saat admin menjejakan kaki di stasiun, suasana renovasi begitu terasa, ruang peron, interior stasiun dan segala pernik penunjang stasiun dalam perbaikan. Yup stasiun yang terletak di Kabupaten Lebak ini termasuk stasiun dengan ukuran kecil, dengan jumlah jalur 3 buah, konon kabarnya stasiun ini efektif di gunakan untuk KRL mulai tanggal 1 April 2017. Dengan hadirnya Commuter Line hingga ke Rangkas Bitung membuat stasiun mungil ini pun kelimpahan penumpang baik untuk naik maupun turun.

Penumpang menuju pintu keluar di stasiun Citeras(dokpri)

Yang unik dari stasiun ini adalah dekatnya peron dengan toilet, jika dari arah menuju Rangkas Bitung ketika kereta pintunya terbuka dan ciluk ba, kita bisa langsung menemukan toilet lho, Cuma dua langkah dari peron maka langsung bertemu dengan toilet, untuk penumpang yang suka beser alias nggak kuat lama nahan pipis mungkin ini satu hal yang menjadi kabar baik.

Commuter Line berhenti untuk menaik dan turunkan penumpang stasiun Citeras(dokpri)

Toilet stasiun Citeras meski nggak luas namun bersih dan terawat, untuk hal ini kita patut angkat topi dengan pihak PT Kereta Commuter Indonesia yang terus berkomitmen untuk melakukan pelayanan prima dan salah satu yang paling terasa adalah perbaikan layanan berupa toilet bersih dan bisa di pergunakan penumpang secara gratis lho

Akses menuju stasiun kereta melalui jalan berbatu, ada baiknya pihak terkait bisa membenahi jalan masuk stasiun, saat admin melintas, ruas jalan yang menuju stasiun terlihat berdebu dan juga nggak bisa di bilang bagus, mungkin kalau hujan turun, jalanan becek karena tanah merah terlihat di kanan kiri jalan. Dengan adanya perbaikan untuk akses menuju stasiun akan banyak membantu penumpang kereta commuter line.

Untuk crew di dalam stasiun cukup respon ketika admin bertanya tentang angkot di sekitaran stasiun yang menuju Harendong. Ternyata ada juga lho, selain tentunya babang babang ojek. Semoga saja ke depannya stasiun Citeras akan lebih baik lagi dan menjadi sebuah stasiun yang nyaman untuk di gunakan. Semoga saja dengan adanya renovasi di stasiun Citeras akan memberi dampak positif berupa kenyamanan penumpang.

Meski kecil ternyata stasiun Citeras cukup penting dengan arus Commuter Line baik dari arah Rangkas Bitung maupun Tanah Abang, nah bagi kamu yang penasaran dengan keberadaan stasiun ini, sekali jalan jalan lah ke sini, dari Tanah Abang pilih jurusan ke Rangkas Bitung, sepanjang perjalanan menuju stasiun ini, akan di suguhi pemandangan hamparan pesawahan dan lanskap bebukitan hijau yang masih banyak penggembala kerbau, sebuah pemandangan keren lho untuk anak kota yang sudah jarang melihat pemandangan seperti ini.Nah itulah cerita admin tentang stasiun Citerah, beruntung bisa nyambangi ini stasiun karena ada acara reunian nih dengan teman teman SMA, tunggu cerita admin berikutnya dengan suasana stasiun lainnya ya, pokoknya pantengin aja di web jalandanmakanseru.com deh. Sampai jumpa di cerita stasiun lainnya ya, salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *