15 Pilar Tiang Penyangga Masjid Riyadlush Shalihin

Tampak ruang utama masjid(dokpri)

Sekitaran waktu dhuha ketika Mang Admin memasuki pelataran Plaza Parung, tampak terlihat masjid berdiri megah yang berhadap hadapan dan terpisah dengan jalan, menara masjid yang menjulang menerbitkan rasa penasaran di benak Mang Admin.

Kemudian kaki pun melangkah menuju masjid dan menyeberangi jalan yang memisahkan antara Plaza Parung dan masjid. Di pagar depan masjid tertulis “Masjid Besar Riyadlush Shalihin Parung-Bogor”. Sebelum memasuki masjid, kita melewati halaman masjid yang luas dan lebar.

Tampaknya pengurus masjid telah memperhitungkan jumlah kapasitas parkir kendaraan agar nyaman bagi para jamaah untuk memarkirkan kendaraannya. Mang Admin melongok ke arah kanan masjid untuk menuju tempat wudhu dan juga melihat dari dekat kamar kecil atau toilet masjid.

Lokasi wudhlu pria dengan ornamen batu alam(dokpri)

Ada juga deretan tempat wudhlu untuk jamaah pria, dengan hiasan batu alam di dinding dan juga lantai membuat tempat wudhlu ini artistik. Posisi keran diatur memanjang untuk memudahkan jamaah mengambil air wudhlu.
Tempat wudhlu ini pun dilengkapi kanopi dengan bahan dari besi galvanis, kesan teduh dan resik membuat tempat wudhlu masjid Riyadhlus Shalihin ini memanjakan jamaah untuk mensucikan diri.

Memasuki dalam masjid, pemandangan yang paling dominan dilihat Mang Admin adalah pilar pilar penyangga, paling tidak ada sekitaran 15 buah tiang penyangga yang fungsinya memperkuat struktur bangunan masjid.

Masjid yang beralamat di jalan Raya Parung nomor 69 ini baru saja mengalami renovasi dengan menelan dana 4,6 milyar, wah pantes saja penampilan tempat ibadah begitu menawan dan juga nyaman bagi jamaah yang mempergunakan rumah ibadah ini.

Seperti yang telah disinggung oleh Mang Admin di awal tulisan, yang bikin penasaran masjid Riyadlush Shalihin ini adalah menjulangnya menara masjid yang berjumlah dua buah. Tinggi menara 26,5 meter.

Masjid di lengkapi kubah berwarna putih semakin menambah megah masjid yang tahun lalu diresmikan oleh bupati Bogor. Selain eksterior masjid yang menawan, ruang utama masjid juga dihiasi permadani berwarna hijau.

Beberapa jamaah terlihat sedang menghapal ayat ayat suci Al Qur’an, ada juga yang mengerjakan sholat. Dengan letaknya yang strategis di jalan yang menghubungkan jalur lalu lintas yang menghubungkan akses ke Jakarta dan juga provinsi Banten, tentu kehadiran masjid besar ini sangat strategis.

Kedepannya dari masjid ini akan ada gerai gerai yang pada muaranya menggerakan sektor ekonomi bagi masyarakat di sekitaran masjid.

Semoga masjid besar Riyadlush Shalihin akan menjadi mercu suar kekuatan dakwah umat muslimin dan muslimah daerah Parung dan sekitarnya, masjid yang bukan saja berfungsi untuk melaksanakan ibadah namun juga concern untuk pemberdayaan ekonomi umat.

Nah itu tadi cerita Mang Admin saat berkunjung ke masjid Riyadlush Shalihin kota Parung,eit jangan lupa pantengin artikel Dari Masjid ke Masjid ya, karena Insha ALLAH akan ada kisah kisah inspiratif tentang masjid masjid lainnya yang nggak kalah menarik. Tunggu saja!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *