Pagi Hari Sarapan Lontong Sayur & Sate Padang

Lontong sayur dan sate Padang untuk sarapan pagi(dokpri)

 

Sumatera Barat memang memiliki ragam kuliner yang melimpah, bahkan salah satu masakan favorit asal Padang yakni rendang menjadi kuliner terenak di kolong jagad, nomor satu di dunia lho, sebuah pengakuan dari masyarakat internasional yang membuat kita bangga.

Nggak perlu jauh jauh sih untuk menikmati masakan urang awak, yang pasti stok untuk menikmati kuliner Sumatera Barat, nggak perlu ke Padang yang ongkosnya mungkin lebih mahal ongkos di banding kuliner nya itu sendiri.

Ada kedai sate Padang dan juga lontong sayur, gerobak kaca dan tulisan “Lontong Sayur” sebagai penanda di situ dagang kuliner, sepanci besar sayur nangka, bakaran sate dan juga kipas portable untuk memberi efek kipasan bagi sate padang.

Setiap hari tersaji dagangan lontong sayur dan juga sate padang, seporsinya nggak nyampe kantong bolong ya, semangkuk lontong sayur dengan ditambah irisan kikil dibanderol harga delapan ribu, kalau ditambah balado telor, harga pas sepuluh ribu saja.

Kalau sate, setengah porsi dengan lima tusuk sate, kalau sate Madura lebih dikenal dengan bumbu kacangnya, sate Padang pun memiliki ke khasan tersendiri, sate Padang biasanya terbuat dari daging sapi,lidah ataupun jeroan. Yang menarik dari sate Padang yakni kuah racikan sebagai bumbu satenya.

Warna kuah kuning yang merupakan paduan bumbu berupa bawang merah, bawang putih, serai, kunyit, jahe dan tentu saja adalah cabe, kuah kentalnya yang berwarna kuning itu yang menjadi khasnya sate Padang.

Konon kuah sate Padang yang kuning merupakan versi sate Padang Panjang, ada juga yang berwarna merah yang berasal dari Pariaman.

Di bundaran kedua Perumahan Sukaraya, pedagangnya yang kerap dipanggil “Uda” siap menyajikan lontong sayur dan juga sate, kerap asap mengepul dari gerobak, tapi tenang aja kok itu bukan kebakaran lho tapi sedang bakar sate.

Selalu saja ada antrian di pagi hari untuk bisa menikmati lontong sayur dan sate Padang, pagi yang menyenangkan sarapan lontong sayur maupun satenya. Kalau hari Minggu, jangan ditanya lagi, karena berbarengan dengan adanya pasar Pagi di hari Ahad, maka jubelan pelanggan pun tak bisa di elakan.

Uda dan Uni sedang sibuk melayani pelanggan(dokpri)

 

Ada yang makan di tempat atau pun dibungkus, tapi dua duanya nggak masalah karena rasa tetap sama ya. Beruntung banget ya tinggal dan hidup di Indonesia, sarapan sate Padang nggak harus ke Padang, di dekat rumah juga ada.

Kuliner nusantara memang luar biasa, dari paling barat wilayah Indonesia hingga paling timur, jenis kulinernya berbeda dan tentu saja rasanya juara banget, mungkin inilah anugerah yang menyatukan kita semua, pokoknya kuliner Indonesia enak abis dah, keren!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *