Stasiun Cawang Yang Terintegrasi Dengan Moda Trans Jakarta

Pintu masuk stasiun Cawang arah halte Cikoko Stasiun(dokpri

 

Cukup sering menuju stasiun Cawang karena stasiun ini bersinggungan dengan moda transportasi Trans Jakarta atau busway, cukup turun di halte Cikoko Stasiun Cawang dan meniti jalan beberapa langkah, ada tangga penghubung yang bisa dilewati maka kita pun sudah sampai ke stasiun Cawang. Atau arah sebaliknya, nggak perlu muter, langsung naik ke atas maka jalan raya dimana busway melintas maka kita bisa langsung naik.

Stasiun Cawang termasuk stasiun kelas II dan memiliki dua jalur lintasan, menuju arah Jakarta Kota dan juga arah Depok atau Bogor, meski stasiunnya tidak terlalu besar namun Stasiun Cawang terawat kebersihannya lho, toilet stasiun terlihat resik dan nyaman sehingga siapa pun yang akan melaksanakan hajat baing itu buang air besar maupun kecil bisa menuntaskannya dengan rasa nyaman.

 

Lorong yang menuju toilet dan juga mushola stasiun(dokpri)

 

 

Yang keren menurut Mang Admin adalah fungsi integrasi antar moda yang sangat memungkinkan para pengguna transportasi darat seperti Trans Jakarta dan juga Commuter line bersinergi sehingga memudahkan para penumpang berpindah dan tak perlu ribet jika menggunakan busway maupun commuter line.

Integrasi moda kendaraan menjadi kunci bagi stasiun Cawang yang merupakan Daerah Operasi I Jakarta bersiap menghadapi mobilitas pengguna yang akan berangkat dengan busway sekaligus commuter line. Konon penamaan stasiun Cawang berawal dari lokasi stasiun  yang berdekatan dengan jembatan layang Cawang yang memang melintang tepat di arah selatan stasiun.

Wajar jika akhirnya fungsi integrasi moda menjadi satu keniscayaan, gerbang keluar masuk penumpang dari arah jalur menuju Manggarai adalah pintu masuk stasiun dan di lengkapi tangga yang terbuat dari semen beton untuk menuju halte Cikoko Stasiun Cawang, koridor 9 dan bisa menuju arah Grogol maupun BNN.

Suasana stasiun jika di jam jam sibuk terlihat semarak, maklumlah stasiun Cawang ini adalah salah satu stasiun yang menghubungkan jalur Jakarta Kota-Bogor yang dikenal sebagai lintasan tersibuk jika jam kerja. Di areal stasiun terdapat gerai mini market dan juga counter roti.

 

Yellow line di stasiun Cawang agar saudara kita kaum disabilitas nyaman saat berada di stasiun(dokpri

 

Mushola stasiun terbagi untuk jamaah perempuan maupu jamaah laki laki, stasiun Cawang pun mempunyai prasarana yang ramah bagi kaum disabilitas dengan dilengkapi Yellow Line, selain itu para petugas stasiun seperti sekuriti maupun petugas kebersihan sigap menolong penumpang yang membutuhkan pertolongan, sebuah pelayanan yang layak Mang Admin apresiasi.

Senang rasanya bagi Mang Admin bisa menjelajahi stasiun yang terletak di kelurahan Tebet Timur, kecamatan Tebet, kota Jakarta Selatan ini, stasiun Cawang hanya melayani kartu single trip/multi trip commuter. Jika ingin ngejajal suasana commuter line dan sekaligus busway, stasiun Cawang rekomen deh karena memang keunggulan dari stasiun Cawang ini karena integrasi antar moda transportasinya telah berjalan dengan baik.

Nah itu tadi cerita tentang stasiun Cawang, pada umumnya stasiun stasiun commuter line yang menghubungkan kota kota seperti Bekasi, Bogor dan Depok terus mengalami  perbaikan perbaikan secara signifikan sehinga kenyamanan penumpang menjadi sebuah prioritas.

Mau terus kepoin tentang stasiun stasiun yang ada di Jabodetabek dan juga stasiun lainnya di Pulau Jawa? Kalau iya, berarti pembaca sudah benar untuk melongok blog tercinta ini, karena akan hadir tulisan tulisan tentang ragam stasiun, keunikan maupun sejarah yang melingkupi dari sebuah stasiun yang ada di Indonesia.

Pantengin terus deh perjalanan Mang Admin dan temukan keseruan tentang stasiun hanya di blog yang paing kece mengupas sisi lain tempat tempat seru, kuliner enak dan ragam budaya di Nusantara, jangan lupa komen atau kritik juga boleh sih tentang blog tercinta ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *