Jelajah Stasiun Pondok Ranji

Menikmati suasana stasiun di pagi hari(dokpri)

 

Menuju Bintaro dari Cikarang lumayan juga sih pegalnya dan itu dialami saat Mang Admin naik commuter line, praktis dari stasiun Cikarang hingga Pondok Ranji berdiri terus, tapi ya sudahlah yang penting happy deh. Ternyata kawasan Bintaro bisa dijangkau dengan commuter line dan ini tentunya keuntungan bagi para pengguna yang ingin menuju arah Tangerang atau sekitaran Jakarta Selatan.

Rugi dong bila berkunjung tapi nggak melihat lihat suasana stasiun dan ini pastinya di lakukan Mang Admin, thanks banget buat mbak Asih yang nyaranin naik commuter line dan turun di Pondok Ranji. Banyak yang harus Mang Admin lihat di stasiun ini, ya paling nggak kalau ada penumpang yang mau ke arah stasiun Pondok Ranji bisa dapat gambaran tentang suasana stasiunnya.

 

Under pass yang membuat penumpang lebih aman berlalu lalang di stasiun(dokpri)

Stasiun Pondok Ranji terletak di kelurahan Rengas, kecamatan Ciputat Timur, kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Mang Admin berangkat dari stasiun Tanah Abang dengan commuter line menuju Rangkas Bitung, melewati stasiun Palmerah dan Kebayoran, suasana stasiunnya tidak terlalu padat, tapi mungkin karena hari libur ya jadi Mang Admin cukup leluasa mengitari areal stasiun.

Jumlah jalur di stasiun Pondok Ranji ada dua, jalur yang menuju arah Rangkasbitung dan jalur mengarah ke stasiun Tanah Abang, ada dua peron di stasiun ini, stasiun Pondok Ranji termasuk stasiun kelas II, mengamati bagian demi bagian dari stasiun, nampaknya ada yang baru dari stasiun ini, yup ada under pass nya nih, dari warna cat yang masih mengkilap dan juga suasana tangga penghubung untuk masuk ke peron, keramiknya terlihat masih fresh.

Jadi kalau ada penumpang dari peron menuju peron lainnya mesti memasuki terowongan gitu deh, lebih tertib dan juga lebih aman lah gitu, meski memang sedikit jalan, tapi demi keselamatan kita semua ya mesti mengikuti aturan. Tapi kalau untuk kalangan pengguna commuter line yang berusia senior atau ibu hamil ada gate yang bisa digunakan sehingga nggak perlu berjalan ke arah under pass, jadi nunggu cukup umur ya melewati pintasan antar peron hehe. Jangan sekali kali ngelanggar ya nanti ada petugasnya, lagi pula berjalan menuju ke arah under pass juga nggak terlalu jauh kok.

Pembatas yang bisa digunakan kalangan senior dan ibu hamil jika ingin melintasinya(dokpri)

Mang Admin juga ngejajal masuk ke mushola yang dipunyai stasiun Pondok Ranji ini, meski mungil tapi penampilan musholanya rapi dan bersih lho, karpet merah terhampar dan juga ada peralatan sholat yang bisa digunakan pengguna commuter line, ada kipas dinding sehingga suasana Mushola tidak terasa pengap.
Bagaimana dengan toilet? Seperti galibnya di stasiun stasiun lain yang juga menjaga kebersihan toilet, di stasiun Pondok Ranji pun toiletnya terpelihara dengan baik, nyaman jika kita hendak buang air besar maupun kecil, bersih dan terawat.

Ruangan musholla di stasiun Pondok Ranji(dokpri)

Salut untuk semua pihak yang telah benar benar merawat fasilitas publik ini, dan maju terus perkereta apian di Indonesia, lebih khusus yang berada di sekitaran Jabodetabek, warga hebat itu adalah warga yang menghargai alat transportasi dimana ia pun dalam kesehariannya menggunakan moda tersebut. Merawat fasilitas publik memang bukan melulu tugas PT KAI lho namun kita pun mesti menjaga agar kereta api atau juga commuter line bisa dipergunakan lebih lama alias awet.

Mau terus nyari kabar seru dari stasiun stasiun lainnya? Tenang saja wahai pembaca blog tercinta, bakalan hadir di episode yang lain, cerita seru tentang stasiun kereta api di Nusantara, tungguin ya…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *