Jogjakarta Kota Yang Tak Pernah Disinggahi Saat Sekolah

Mejeng di jalan legendaris kota Jogja(dokpri)

 

Pernah mendengar tembang klasik dari grup band yang terkenal di era 90an, KLA Project tentang lagu Jogjakarta, sebagian pembaca blog tercinta ini yang melewati masa remaja sekitaran dekade 90an pasti nggak lupa dengan hitnya band yang di gawangi Katon Bagaskara, Adi Adrian.Lilo Radjadin serta Ari Burhani, komposisi lirik serta notasi lagu yang ciamik membuat lagu ini memang juara banget. Jogja dengan segala keistimewaan yang dimiliki dan juga kultur budaya yang begitu mempesona adalah daya pikat untuk orang berwisata ke Jogjakarta.

Mimpi berwisata ke Jogja sudah lama terpendam namun mimpi terkadang lama sekali untuk menjadi sebuah kisah manis di kehidupan nyata,dulu saat kecil ketika sepupu bercerita betapa senangnya jalan jalan ke Jogja,saya hanya bisa iri mendengar ia bertutur,dan saat kakak saya berwisata saat acara perpisahannya dengan tujuan Jogja,saya hanya bisa menatap dengan pandangan penuh harap bila satu ketika berada di Jogja untuk berwisata. Namun saat saya menjelang lulus SMA,ada kesempatan menuju kota gudeg ini namun sayang saya harus memendam impian tersebut,Bapak hanya berkata”Nggak perlu ikut study tour ke Jogja,satu saat pun kamu Pik akan kesana.”

Mang Admin  hanya bisa terdiam,mungkin saat itu Bapak sedang  tak punya uang untuk  membayar biaya study tour,dan saya pun tak memaksa Bapak bersegera membayar uang study tour,cukup tahu diri saja deh dan kenangan study tour bagi Mang Admin tak pernah terjadi, jika ada teman teman bercerita tentang serunya study tour, mohon maaf ya Mang Admin mah yang namanya study tour tuh asyiknya kayak gimana juga nggak tahu. Temen temen Mang Admin berlibur ke Jakarta di saat libur sekolah, eh Mang Admin mah di pojokan sungai Cipager atau cuma main main dan jalan kaki ke bukit Bubulak, sedih lah kalau diceritain mah huhuhuhu.

 

Bisa juga nyampe di kerato Jogja, duh senengnya bro(dokpri)

 

 

Namun bertahun kemudian mimpi ke Jogja jadi kenyataan dan rasanya amazing banget deh saat menjejak di kota yang banyak melahirkan seniman seniman hebat ini, tara  akhirnya Jogja bro! Menikmati aroma Jogja sore,sayang keraton gerbangnya terkunci,namun masih bisa menikmati alun alun dengan dua beringinnya,melihat dari dekat stasiun Tugu,monumen Jogja kembali dan ehm berjalan di Malioboro sambil menawar kaos oblong khas Jogja dan mendengarkan musisi jalanan,serasa di klipnya KLA Project deh.Ternyata benar omongan Bapak bertahun silam,saya akhirnya berada  di bumi Jogjakartahadiningrat!

Menyusuri inchi demi inchi trotoar di jalan yang legendaris itu, melihat dari dekat para pedagang di jalan Malioboro yang menjajakan barang cindera mata, ada peluit dari bambu yang bisa melengking menirukan suara burung, beli oleh oleh, topi dan juga pernak pernik yang berhubungan dengan Jogjakarta, nyobain kemampuan menawar barang hehe, duh kok akhirnya bisa juga berada di sini, kalau di tanya senang, so pasti seneng banget, Malioboro yang sibuk dengan aktifitas, tapi nggak sempat ngejajal kulineran di Malioboro karena waktunya mempet banget gitu.

Jogjakarta yang tak bisa Mang Admin sambangi saat bersekolah, beruntungnya di kesempatan ketika nggak sekolah lagi akhirnya merasakan juga hiruk pikuk kota Jogja yang eksotis itu, sayang sih kunjungannya terasa singkat namun paling tidak pernah berada di Jogjakarta pada satu ketika, berharap bisa lebih lama lagi untuk wisata ke Jogjakarta, mengunjungi masjid Jogokariyan misalnya yang konon saat sholat Shubuh, jamaahnya seperti sedang melaksanakan sholat Jumat, ke Jogja Insha Allah Mang Admin berharap untuk berkunjung kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *