Elis Yanti Nurhati Memimpin Emak Emak Berbagi Di Gerakan Sedekah Jumat

 

Elis Yanti Nurhayati Menikmati kegiatan sosial Gerakan Sedekah Jumat(dokpri)

Kemuliaan dan istimewanya hari Jum’at menjadi inspirasi bagi Emak Emak di Perumahan Sukaraya Indah untuk berbagi, mengutip hadist riwayat Abi Syaibah yakni “Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari Jum’at”.

Meski memang style Emak emak yang popular dengan adigium sein kiri tapi belok kanan namun jika mereka melakukan sesuatu seperti mengurus anak anak, arisan dan kegiatan lain seperti berbagi kepada sesama,biasanya Emak emak akan fokus dan siap siap tuh “kelar deh hidup loe!” Hal ini lah yang patut di acungi jempol. Sisi positif Emak emak yang memiliki naluri keibuan dan penuh welas asih tercermin dalam sebuah hal yang positif di perumahan Sukaraya Indah, Bekasi.

Gerakan Sedekah Jumat kreasi Emak emak Sukaraya Indah dengan keanggotan mencapai 270 orang ini dan satu hal yang penting di catat adalah tampilnya seorang perempuan yang berasal dari Kampung Cibelik Garut yang saat ini menjadi ketua di periode ketiga kepengurusan GSJ, perempuan kelahiran 22 Juli 1982 ini seakan mewakili tokoh inspiratif yang bergerak dalam sunyi dan tak butuh publikasi njelimet, terus bergerak meski tanpa sorot kamera infotainment, Awali Dengan Kebaikan dan menggandeng puluhan Emak emak di komplek perumahan dan mengikhtiarkan orang orang yang kurang mampu tetap memiliki asa dan terus tersenyum bahagia.

Melalui tangan dinginnya, Gerakan Sedekah Jum’at mampu menebar kebahagiaan di sekitar wilayah Sukaraya, melintasi terjangan banjir, menyantuni yatim piatu, berbagi sesama anggota GSJ serta beragam kegiatan produktif membantu sesame, jika ada yang mengatakan naluri ibu memang lebih peka memang benar adanya, bila terdengar kabar ada orang orang yang membutuhkan bantuan, maka Emak emak Sukaraya ini merespon dengan cepat.

 

Kompilasi kegiatan GSJ(dokpri)

Tak terhitung pertolongan itu hadir dari tangan tangan dermawan Emak emak, lebih banyak senyum tertebar maka semakin baik, beruntung ada sosok perempuan yang kerap menafikan rasa lelah dan capenya, dialah Elis Yanti Nurhayati yang saat ini memimpin Gerakan Sedekah Jumat, rombogan Emak Emak Perumahan Sukaraya Indah yang doyan berbagi namun tetap hepi meski ajag ijig alias wara wiri namun ikhlas menjalani.

Bahagianya Nol Saldo GSJ

Memilik saldo bejibun di bank dengan deretan angka angka dibelakang yang berderet mungkin impian semua orang, bagi organisasi pun kekuatan rupiah menjadi kisah lain yang memperkuat organisasi tersebut, uang bukan segalanya tapi segalanya pasti perlu uang, coba cek saldo GSJ, biasanya kerap habis di angka nol, menurut Elis bahwa saldo GSJ memang kerap nol, setelah donator mensedekahkan hartanya, anggota berinfaq dan juga benda benda berupa donasi dan sumbangan tak bisa berlama lama berada di secretariat GSJ.

Perempuan murah senyum ini memamparkan strategi sebaran donasi GSJ, bahwa setiap minggu paling tidak ada dana terkumpul di kisaran empat juta rupiah, dan donasi itu harus dihabiskan tanpa sisa, kebermanfaatan sedekah yang di keluarkan akan menjadi berkah jika disegerakan untuk disampaikan kepada yang berhak. Sebuah langkah yang cerdas dengan menolkan saldo namun dibalik itu ada senyum yang merekah untuk orang orang yang membutuhkan.

 

Gerobak Sijum Optimalkan Sedekah Pangan

Gerobak legend yang kerap berkeliling komplek perumahan(dokpri)

Maka tersenyumlah kaum yang tidak beruntung ketika rasa lapar yang mendera akhirnya terhenti ketika mendapatkan makanan, salah satu kegiatan unggulan adalah “Gerobak Sijum”, terbuat dari matrial kaca dan almunium inilah prperti yag di miliki GSJ, gerobak legend ini kerap nangkring di gerbang perumahan, menyapa supir dan kenek angkot yang mangkal didepan komplek, sering juga gerobak Sijum hadir di masjid seputaran perumahan. Sijum merupakan presentasi mengoptimalkan sedekah pangan.

Tak tertolaklah menu menu yang membuat si penerima bahagia, derit suara gerobak Sijum sangat khas dan penanda bahwa ada kabar baik untuk menunda lapar karena gerobak Sijum hadir menawarkan kebahagiaan. Tak melulu gerobak ini yang isinya diperuntukan bagi kaum dhuafa atau anak yatim yang membutuhkan pangan, karena seperti yang dituturkan Elis Yanti Nurhayati, orang orang kebanyakan seperti tukag ojek pengkolan, securiti perumahan, pemulung pun mempunyai hak mendapatkan layanan pangan gratis dari GSJ.

Kegiatan Sedekah Jumat terus membenahi kepengurusannya, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 001/GSJ/SK/XII/2019 mulai menata kembali pergerakan GSJ agar lebih baik dan dapat mempertanggung jawabkan kegiatan. Pendapat Ibu Lies Hidayati yang pernah menjadi pengurus di periode yang lalu, bahwa saat ini ketika di pegang oleh Elis Yanti Nurhayati, GSJ semakin moncer untuk menolong sesame, tidak terfokus ke lingkup perumahan namun juga peduli ke warga di sekitaran perumahan seperti Kampung Kandang, Kampung Blokang hingga ke Muara Gembong di ujungnya wilayah Bekasi.

Elis Yanti Nurhayati mengatakan, kepedulian dimulai dengan sesama anggota, pada dasarnya GSJ bergerak ketika ada orang yang membutuhkan, jika ada anggota sakit ataupun kerabat anggota yang memerlukan bantuan, segera dibantu meski mungkin secara strata sosial mereka mampu.

Saat ini Gerakan Sedekah Jumat memiliki program program seperti tebar 1000 jilbab untuk mushola, gotong royong membersihkan mushola dan masjid, peduli marbot, santunan bagi anak yatim piatu dan kegiatan donasi bagi korban bencana alam.
Inilah yang di sebut “power of emak emak”, di balik penampilan mereka yang lemah lembut namun jika terjadi bencana alam maka tak segan segan Emak emak pnerumahan Sukaraya Indah yang tergabung di GSJ bahu membahu akan terjun langsung ke daerah bencana.

Jika ada yang menyangsikan kekuatan Emak emak maka itu adalah salah besar. Gerakan Sedekah Jumat memberi pelajaran penting bahwa memang Emak emak selalu dapat diandalkan, sungguh beruntung perumahan mempunyai wadah yang positif dan mampu berbagi walaupun kita tahu bersama tak banyak waktu bagi Emak emak karena mengurus keluarga.

Untuk saat ini yang diperlukan Emak emak GSJ adalah pengadaan rompi, hal ini di utarakan Elis Yanti Nurhayati saat bertemu dengan penulis, semoga hal ini bisa teralisasi, aamin. Maju terus Gerakan Sedekah Jumat, karena perbuatan baik memang harus dibiasakan, semoga langkah langkah Emak emak GSJ di ridhai oleh ALLAH SWT. Tetap berharap di bumi nusantara tercinta ini akan ada tokoh tokoh inspiratif yang memberikan kebaikan, seperti pula kiprah Elis Yanti Nurhayati yang memimpin Emak emak di Gerakan Sedekah Jumat.

Cara Jitu memilih Asuransi Bagi Keluarga

Melindungi keluarga adalah hal yang baik tentunya, memilih asuransi haruslah tepat dan memberi manfaat, adalah Allianz adalah nama besar dalam dunia perasuransian di negeri tercinta ini, selain itu kita pun bisa menikmati layanan Asuransi Syariah Indonesia, unit syariah PT Asuransi Allianz Life mulai beroperasi sejak tahun 2006 berdasar keputusan Menteri Keuangan Nomor:KEP-440/KM.5/2005 pada 20 Desember 2005.

Keputusan Menteri Keuangan itu berkenaan dengan pemberian izi pembukaan kantor cabang dengan prinsip syariah. Adapun Produk Asuransi Syariah yang dimiliki Allianz Syariah adalah Allisya Protection Plus, Allisya Maxi Fund Plus, Allianz Tasbih dan Fitur Wakaf. Memiliki asuransi syariah adalah hal yang tepat mengingat umat muslim di Indonesia adalah jumlah mayoritas, selain itu yang menentram dari asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong, sebuah perilaku yang universal. Sudah saatnya keluarga Indonesia memilih produk produk ungula dari Allianz Syariah.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *