Natsbee Honey Lemon Bekal Kesegaran Bersihkan Hari Aktifmu, Dahsyatnya Minuman Madu Lemon

Kesegaran Natsbee Honey Lemon yang mudah didapatkannya(dokpri)

 

Mobilitas kaum urban dengan mengandalkan alat transportasi seperti sepeda motor merupakan keniscayaan, begitu pun penulis yang mesti bolak balik setiap hari sejauh 37 kilo meter sebagai rutinitas untuk menuju ke tempat pekerjaan, jalanan berdebu dan juga polusi yang mengintai kesehatan merupakan sesuatu yang tak bisa di hindari. Tubuh pun memerlukan asupan nutrisi yang memadai, bagai mana pun kita lebih tahu apa yang mesti di lakukan agar kebugaran tetap terjaga.

Di samping memerlukan makanan yang bergizi, tubuh pun memerlukan minuman tambahan di samping kita pun mesti rutin minum air putih agar di saat beraktifitas tak mudah dehidrasi, kekurangan cairan dalam tubuh akan berdampak pada kesehatan, apalagi wilayah Jabodetabek memang memiliki banyak kawasan industri dan juga penggunaan kendaraan bermotor lebih banyak di banding daerah lain.

Untuk hal itu kita kudu mempersiapkan diri agar bisa lebih fresh menghadapi hari hari terbaik yang kita lakukan, hidup haruslah di nikmati dengan sebaik baiknya, ada lho minuman yang menemani hari hari yang kita lakoni, sebuah minuman dengan rasa yang menyegarkan dengan kandungan Madu Lemon. Gaya hidup tidak sehat, stress dan juga polusi sesuatu yang bisa saja terjadi pada kaum urban, namun memilih Natsbee Honey Lemon adalah sesuatu yang cerdas agar agar bisa Bersihan Hari Aktifmu, yo ayo saatnya dapatkan itu dalam sebotol Natsbee Honey Lemon.

Paduan Manfaat Madu Dan Lemon Dalam Satu Botol

Manfaat madu telah diketahui semenjak dulu,  dari nektar bunga dan dihasilkan oleh lebah ternyata memang madu merupakan hal yang bermanfaat bagi manusia pada umumnya. Pada umumnya madu mengandung mineral, vitamin, asam amino serta antioksidan. Manfaat madu salah satunya yakni menurunkan kadar kolesterol jahat(LDL). Madu sangat populer untuk terapi kesehatan dan juga sebagai sumber energi siap saji.

Madu memiliki juga kandungan kalsium yang bermanfaat untuk pertumbuhan tulang, segala kebaikan madu memang bisa di manfaatkan untuk kesehatan. Begitu pula dengan buah Lemon, si kuning yang menyegarkan ini memiliki zat kimia bernama fitonutrien dengan memiliki sifat antioksidan yang mampu melindungi tubuh dari penyakit, hal lain dari manfaat lemon yakni Flavonoid jeruk yang mampu memberikan fungsi memperbaiki pencernaan, dan jangan lupa juga bahwa lemon kaya dengan sumber vitamin C, kita ketahui bersama bahwa vitamin C merupakan nutrisi yang di perlukan untuk melawan kerusakan akibat radikal bebas dan mampu melindungi kulit.

Keajaiban madu dan segarnya lemon kini bisa di nikmati dengan segera, sesuatu yang praktis untuk dikonsumsi agar badan lebih segar. Natsbee Honey Lemon kebaikan perpaduan madu dan lemon bisa di minum kapan pun, Natsbee Honey Lemon mudah di dapat dan yang lebih seru bahwa lezatnya madu dan segarnya lemon dalam satu genggaman, aktiftas yang di lakukan semakin seru jika di barengi dengan mereguk Natsbee Honey Lemon.

Oh iya tuh jika kamu melihat ada perubahan warna dan endapan dalam botol Natsbee Honey Lemon nggak usah khawatir deh karena produk Natsbee Honey Lemon ini menggunakan bahan pilihan dan tidak mempengaruhi kualitas. Disarankan sih kalau mau minum Natsbee Honey Lemon tuh yang dingin, terasa banget nyess di tenggorokan euy, segera konsumsi atau simpan di kulkas dan nikmati dalam 24 jam setelah di buka ya.

di konsumsi dingin lebih nikmat(dokpri)

 

Natsbee Honey Lemon Teman Perjalanan Yang Menyenangkan

Selalu menyenangkan jalan bersama Natsbee Honey Lemon(dokpri)

Menyenangkan bisa menikmati hidup, bekerja lebih giat dan juga berteman dengan orang orang baik, kesehatan memang perlu di jaga lho, kualitas hidup akan lebih terasa jika kita mampu dan bisa menjaga tetap sehat. Di perlukan tubuh fit ketika bekerja, dan dalam perjalanan menuju tempat kerja pun kita konsentrasi karena lalu lintas tak pernah terprediksi, acap kali setelah pulang kerja ada perasaan lelah dan itu dapat memecah konsentrasi saat kita berkendara.

Botol kuning dengan gambar irisan lemon dan juga arang lebah dan madu menetes dalam kemasan 250ml ternyata ampuh mengembalikan konsentrasi berkendara, rehat sejenak dan menikmati segarnya Natsbee Honey Lemon adalah sesuatu bingit. Dalam kemasan yang enak digenggam ini ternyata mengandung manfaat lebih untuk memulihkan rasa lelah ada angka kecukupan gizi berupa energi  sebanyak 110 kkal, natrium 20mg, kombinasi pas antara madu dan lemonnya memang begitu menggoda.

Bukan minuman biasa ini mah, segarnya nggak bisa dilewatkan begitu saja vitamin C nya identik banget dengan kesegaran yang di butuhkan taktala tubuh terasa lelah, dan yang mantab mah perjalanan pun semakin menyenangkan ditemani Natsbee Honey Lemon, selain itu produk ini pun mudah di dapatkan dengan harga relatif terjangkau, bila teman teman melakukan perjalanan jauh dan butuh konsentrasi saat berkendara, pilihan tepat untuk teman perjalanan adalah dengan mereguk Natsbee Honey Lemon, akan terasa perubahaannya dan tubuh pun bugar kembali, nggak salah pilih deh mengkonsumsi Natsbee Honey Lemon, cobain deh sensasi lezat menyegarkannya dan sekali coba pasti pengen lagi, yakin!

Aktifitas Gowes Semakin Sumringah Bersama Natsbee Honey Lemon

Ngegowes makin asyik bersama Natsbee Honey Lemon(dokpri)

Jangan meredup semangat, mungkin iya tekanan pekerjaan, studi atau apapun namanya bisa menyebabkan stress, pikiran terpecah dan juga gelisah melanda, gaya hidup tak teratur menyebabkan beban pikiran, saatnya menjernihkan pikiran dan salah satu pilihan yang biasa saya lakukan untuk merasa rilek adalah dengan mengayuh sepeda, yup ngegowes di saat libur akhir pekan menjadi sesuatu hal yang menyenangkan.

Berada di daerah pinggiran di mana masih bisa menyaksikan sawah yang menghijau dan juga suara cicit burung di pagi hari, saatnya aksi nyata untuk menjaga kebugaran, bersepeda keliling perkampungan dan menikmati cerahnya suasana pagi. Libur yang menyenangkan dengan mengayuh sepeda. Bersihkan hari dan aktif, lupakan polusi dan menikmati udara bersih adalah yang bisa menyenangkan hati.

Nggak lupa dong bawa Natsbee Honey Lemon, mengisi waktu libur dan nggak perlu juga sih ketempat yang jauh yang penting nuansa kegembiraan terjaga, setelah ngegowes ya paling asyik itu membawa sebotol Natsbee Honey Lemon, kenapa harus Natsbee Honey Lemon sih? Nggak ada yang lain? Mungkin ada sih tapi kalau sudah ada yang Anti Toxic mengapa pula harus cari cari yang lain, liburan makin menyenangkan dan kayuhan sepeda pun jadi lebih mantab.

Stress minggat dan ngegowes yang merupakan salah satu cara mencegah gaya hidup tidak sehat, bekal segarnya sudah disiapkan lho dan ketika dahaga menyergap, tenang saja dan nyantai aja karena Natsbee Honey Lemon sudah dipersiapkan, mereguk segarnya paduan madu dan lemon membuat dahaga pun lenyap dan ngegayuh sepeda semakin bersemangat, duh untung aja bawa minuman andalan bernama Natsbee Honey Lemon nih.

Bersuka Ria  Dengan Kata Kata Jika Mampet Ide Ya Ada Natsbee Honey Lemon Dong

Ide mentok namun ada Natsbee Honey Lemon semua jadi lancar(dokpri)

Selalu suka dengan memadu madankan kata kata, menyenangi dunia literasi dan melahap bacaan, buku dan juga berdiskusi dengan orang orang yang menggemari tulis menulis adala hal yang menyenangkan, diantara himpitan waktu kerja selalu mencoba tetap memiliki Quality Time berupa menulis, merangkai kata dan bisa menghasilkan tulisan, apalagi saat ini literasi digital memang menjadi sebuah keniscayaan. Menikmati ngeblog dan menyebarkannya ke media sosial yang saya punya.

Namun ada kalanya kata kata seperti menjauh dalam benak, buntu ide mampet pikiran, ingin menuangkan ide namun seakan huruf demi huruf susah payah terangkai, berhenti beberapa jenak dan sesekali ke luar untuk sekedar menatap kerlip bintang dalam gelapnya malam, mencoba menggali ide agar tulisan lebih berjiwa. Menulis butuh ketenangan pikiran dan konsentrasi, menangkap sebuah ide memang kadang susah susah gampang, di saat ide mengalir tak tertahan rasanya emari menari nari di atas tuts laptop.

Namun apabila kehilangan mood maka tak ubah ikan diangkat dari air, menggelepar tak berdaya, di saat itu pula butuh “amunisi” yang menyegarkan pikiran. Natsbee Honey Lemon perlu tersedia ketika membutuhkan konsentrasi saat menulis, godaan terberat dan memang susah move on adalah kesegarannya itu lho, mentok ide perlahan mulai lancar di saat Natsbe Money Lemon kita konsumsi.

Asoy geboy lah mix antara madu dan lemonnya, perlahan tapi pasti ide ide pun kembali terjalin, sesekali menatap layar laptop dan tangan pun sigap meraih botol Natsbee Honey Lemon, suntuk menulis, kepentok ide mulai tersingkirkan. Lebih konsen nulis di temani Natsbee Honey Lemon. Selalu suka ‘Me Time’ dengan menulis dan di temani Natsbee Honey Lemon. Dengan madu yang merupakan pemanis alami dan menjadi alternatif pengganti gula dan aman di konsumsi.

Dalam Natsbee Honey Lemon manfaat madu bisa kita dapatkan lho, belum lagi rasa lemon yang ada di Natsbee Honey Lemon dengan kandungan vitamin C, komplit deh dan nulis pun jadi lancar, yuk saatnya kita menikmati hidup penuh vitalitas dan menjadikan gaya hidup sehat adalah pilihan bersama Natsbee Honey Lemon.

http://https://www.youtube.com/watch?v=nmZrMCHS-x4

 

Menikmati Stasiun Maja Saat Mengisi Akhir Pekan

Nyampe juga ke Stasiun Maja nih Mang Admin(dokpri)

 

Hai….hai…hai apa kabar sobat jalandanmakan nih, kali ini Mang Admin mau cerita saat menyinggahi stasiun Maja nih, sebenarnya sih nggak sengaja sengaja amat mau mampir ke stasiun ini, tapi rasa penasaran aja yang membuat Mang Admin memutuskan berhenti sejenak di stasiun Maja. Jika pengguna commuter line akan ke Rangkas Bitung maka ada satu stasiun lagi yakni Citeras baru deh ke tujuan akhir stasiun Rangkas Bitung.

Meski beberapa jenak berada di stasiun Maja namun yang membuat mang Admin rada rada heboh gimana gitu, ternyata stasiun Maja yang terletak di kabupaten Lebak, Kecamatan Maja ini memiliki struktur bangunan megah dan juga terawat lho, meski cukup jauh dari keberadannnya dari ibu kota namun Stasiun Maja memiliki ciri ciri stasiun dengan nuansa sentuhan modern. Jumlah jalur di stasiun Maja ada 3 dan ini di peruntukan untuk kereta commuter line baik menuju Rangkas Bitung maupun Tanah Abang.

Gerbang stasiun Maja dengan pilar pilar besar dan terkesan kokoh(dokpri)

Dengan topangan pilar pilar yang menyangga stasiun, bangunan di sekitaran stasiun Maja terlihat keren, ada tangga eskaltor bagi pengunjung untuk memudahkan arus perjalanan antar peron dan juga lift yang berfungsi baik, sedangkan untuk teman teman berkebutuhan khusus di sediakan guilding block yang berfungsi memandu arah. Seperti biasa Mang Admin ma ngecek situasi dari toilet stasiun, dan hasilnya juga bersih.

Toilet terjaga keresikannya dan ini mungkin sudah trade mark dari pihak Commuter line yang mampu memberikan service yakni memiliki toilet pria dan wanita serta sahabat kita kaum disabilitas .Selain itu stasiun Maja pun di lengkapi ruang laktasi, sebuah ruang yang bisa di gunakan kaum perempuan yang sedang menyusui. Seperti stasiun lainnya yang menyediakan musholla untuk memudahkan pengguna commuter line beribadah.

Calon penumpang kereta sedang mengantri di mesin vending tiket(dokpri)

Menyusuri stasiun Maja untuk pertama kalinya mendapatkan kesan yang mendalam, nggak nyangka aja ternyata stasiun Maja keren lho. Petunjuk tempat tempat yang berada di satu kawasan dengan stasiun Maja tertera jelas di papan petunjuk sehingga penumpang dapat mudah menemukan lokasi yang ingin di tuju. Selain itu petugas pun sangat respon ketika bertanya, Mang Admin saja baru pertama kali datang ke stasiun Maja tidak kebingungan karena petugas dengan ramah akan menunjukan di mana lokasi toilet misalnya sehingga kita pun tak mencari cari  lebih lama.

Budaya tertib penumpang kereta commuter line memang harus terus di upayakan(dokpri)

Di depan gerbang stasiun di sediakan satu mesin top up multi trip. Ada juga dua mesin Commuter Line Ticket Vending Machine yang sangat membantu penumpang saat ingin melakukan transaksi. Segala kemudahan yang ada di Stasiun Maja membuat penumpang merasa nyaman.

Semoga semakin ke sini, layanan di stasiun Maja terus di tingkatkan, sehingga perjalanan menggunakan kereta akan semakin di minati. Mang Admin dari stasiun Tanah Abang ke arah stasiun Rangkas Bitung di saat waktu libur hari Minggu, meski nggak padat banget isi kereta tetap saja harus berdiri cukup lama. Entahlah situasinya mungkin berbeda jika naik di saat hari kerja dan di jam jam sibuk baik pulang atau pun pergi.

Senang rasanya bila berada di sebuah stasiun kereta dan bisa menikmati beragam fasilitas yang ada dan semua itu bertujuan agar para penumpang merasa nyaman dan juga aman berada di kereta maupun di dalam stasiun. Gitu deh cerita Mang Admin saat mengunjungi stasiun Maja, tunggu cerita lanjutan Mang Admin di stasiun stasiun yang pernah di singgahi, kita bongkar keunikan masing masing stasiun hanya di web kesayangan kita semua ya.

Ketika “Planet” Bekasi Bersolek Menyambut Kemegahan Asian Games 2018

Kesiapan warga Bekasi menyambut hadirnya gelaran Asian Games 2018(dokpri)

 

Sebuah wilayah pinggiran Jakarta sedang bersiap untuk event akbar olah raga terbesar di benua Asia, inilah tahun penting bagi wilayah Bekasi untuk menyongsong Asian Games ke 18 yang juga akan di buka pada tanggal 18 bulan 8 di tahun 2018. Jakarta dan Palembang menjadi kota utama penyelenggaraan Asian Games, namun Bekasi pun mendapat berkah dan kehormatan saat menjadi tuan rumah cabang olah raga buah bibir yakni sepak bola, dua stadion yang berada di kota dan juga kabupaten Bekasi menjadi tempat berlangsungnya pertandingan sepak bola.

Jika saat ini berada di wilayah Bekasi baik kota maupun kabupaten euforia dan demam Asian Games begitu terasa, banner beserta spanduk bertebaran menyambut pesta olah raga empat tahunan ini, terakhir Asian Games terselenggara di Indonesia pada tahun 1962, 52 tahun berselang Indonesia di percaya kembali untuk menjadi tuan rumah. Sebagai warga kabupaten Bekasi tentu bangga ternyata tempat yang saya cintai ini menjadi salah satu kabupaten di Jawa Barat yang terpilih sebagai venue cabang olah raga.

Stadion Wibawa Mukti Bersolek Untuk Pertandingan Grup D Cabang Sepak Bola

Pernah satu ketika Bekasi kena bully dengan sebutan “Planet” karena

Stadion Wibawa Mukti berdiri megah untuk cabang olah raga Sepak bola(dokpri)

jeleknya infrastruktur, kemacetan dan juga personifikasi kekurangan tentang Bekasi, namun saat ini Bekasi tengah bersiap dalam upaya mensukseskan Asian Games. Sebuah stadion megah bernama Wibawa Mukti akan menjadi tempat bertandingnya negara Jepang, Pakistan, Vietnam dan Nepal yang tergabung di grup D. Satu sore penulis melongok stadion yang mampu menampung penonton di angka 30 ribuan ini sedang bebenah.

 

Standar internasional deh, rumputnya jenis Zoysia Mattrela seperti yang di pakai lapangan penyelenggaraan piala dunia itu lho terlihat hijau dan dengan bangku penonton yang tertata rapi, akses menuju stadion pun jalan nya telah cukup baik,bisa melalui exit tol Cibatu atau Exit tol Delta Mas, pemda Kabupaten Bekasi terlihat serius untuk bisa menjadi tuan rumah yang baik. Siap siap saja nih kita bakalan menghadapi keseruan dan kemegahan Asian Games, jika di tanya bangga nggak kabupaten Bekasi menjadi tuan rumah Asian Games? Pasti nya bangga dengan kalimat banget di belakangnya.

Rumput kualitas standar FIFA di stadion Wibawa Mukti(dokpri)

Lampu stadion pun di bekali dengan pencahayaan yang oke dengan lampu FOP jempolan dengan kapasitas 1.600 lux. Ada juga ruangan, atlet, media center, ruang latihan dan atlet hingga parkir kedatangan bus pemain, semua fasilitas yang ada di stadion Wibawa Mukti semuanya adalah standar FIFA euy, edun banget dah Bekasi Mah.

Semoga Timnas Berjaya Di Stadion Candrabhaga, Ayo Sukseskan Asian Games Di Kota Patriot

Timnas U-23 akan tampil di stadin Candrabhaga, kita dukung merah putih(pic by Komarudin)

Bekasi menjadi dua wilayah Kota dan Kabupaten, namun untuk urusan kebanggaan pastinya sama sama bangga bahwa baik kota dan kabupaten Bekasi mampu menjadi tuan rumah, yang istimewanya lagi untuk stadion Candrabhaga ini menjadi homebase bagi timnas U-23 melakukan babak penyisihan grup A yang akan bertanding melawan Hongkong, Laos dan Taiwan. Penyisihan grup B juga di laksanakan di stadion Candrabhaga yang di ikuti oleh kontingen Thailand, Uzbekistan, Bangladesh serta Qatar.

Kota Bekasi untuk beberapa tahun ini memang pembangunannya berkembang pesat, jalur jalan di perlebar, akses ke stadion pun begitu mudah melalui exit tol Bekasi Barat. Di dekat stadion Candrabhaga ada taman kota dengan rimbunan pohon yang menyejukan. Yang pasti baik kota maupun kabupaten Bekasi terlihat siap menghadapi event Asian Games.

Semoga juga timnas U-23 mampu tampil ngotot di depan publik sendiri dan berprestasi, penulis pun siap hadir ke stadion untuk mendukung tim merah putih, kapan lagi dapetin moment langka bisa melihat kemeriahan Asian Games, menjadi saksi sejarah betapa Indonesia memang sangat pantas mendapat kehormatan sebagai tuan rumah, belum tentu 10 tahun mendatang Asian Games hadir lagi di bumi nusantara, mumpung ada di Bekasi maka wajib kita sukseskan pelaksanaan Asian Games ke 18 ini.

 

Asian Games Sebagai Ajang Promosi Wilayah Bekasi Kepada Dunia Internasional

 

Mata negara negara Asia akan tertuju kepada Indonesia pada tanggal 18 hingga 2 September, Bekasi pun pasti akan di sebut karena menjadi tuan rumah cabang yang paling populer yakni sepak bola, moment Asian Games bisa jadi promosi bagi Bekasi kepada dunia internasional, segala ke khasan Bekasi bisa di eksplor, entah itu kuliner seperti Gabus Pucung, Gemblong, Nasi Uduk, kue Cincin atau pun Dodol Bekasi.

Dengan hadirnya atlet yang memperkuat kontingen cabang olah raga sepak bola dan tentu juga insan pers internasional yang meliput akan membuat nama Bekasi pun mau tidak mau pasti di sebut juga, ini menjadi celah untuk secara tidak langsung promosi bagi keberadaan Bekasi secara umum. Warga Bekasi saat ini sudah tidak sabar lagi menunggu ajang Asian Games 2018, dukung bersama adalah satu hal yang pasti bagi kontingen Indonesia . Semoga atlet atlet Indonesia pun sukses dalam segi prestasi dan harapan masuk 10 besar menjadi satu keniscayaan.

Bekasi terus bersolek dan sukses penyelengaraan Asian Games adalah bagian sukses warga Bekasi, terpilihnya Bekasi menjadi salah satu tuan rumah cabang olah raga yang di pertandingkan di Asian Games menjadi satu hal yang sangat luar biasa, warga Bekasi mengabarkan kepada  negara negara Asia bahwa kita di sini akan antusias menyambut saudara saudar bangsa bangsa Asia, Bersahabat dalam jiwa sportifitas.

Bila Bekasi dahulu di bully, kami sekarang tersenyum senang karena wilayah yang kami tempati dan cintai ini menjadi tempat terselenggaranya event empat tahunan bernama Asian Games, silahkan datang ke Bekasi dan nikmati keramahan warga Bekasi, semoga Asian Games yang di selenggarakan di Bekasi mampu memberi kenangan indah untuk di ceritakan kembali ke tempat kawan kawan di negara masing masing. Stadion Candrabaga dan Stadion Wibawa Mukti menjadi saksi perjuangan kalian membela kehormatan bangsa. Selamat datang di Bekasi!

Cara Enak Nikmatin Hasil Olahan Ikan, Cobain Deh Di Ikan Bakar Banyuwangi

Tampak depan suasana Rumah Makan Ikan Bakar Banyuwangi(dokpri)

 

Suka olahan ikan? Ada juga sih menu pilihan dari olahan daging ayam dan juga sapi, menu nya komplet dan tentu saja rasanya enak. Di mana itu? Bila kita jalan jalan di sekitaran Rawamangun Jakarta Timur, lokasi rumah makan ini mudah di temukan, patokannya adalah super market Tip Top Rawamangun, soalnya lokasinya memang hadap hadapan.

Ikan Bakar Banyuwangi cocok untuk beragam acara(dokpri)

Suasana gemericik air dan ikan ikan yang berseliweran membuat adem suasana, di tengah tengah ruangan ada kolam dan tiang tiang penyangga terbuat dari bata merah yang nggak di plester membuat suasana ala ala di kampung gitu lho, beberapa kursi di tata dengan apik dan suasana begitu rumahan banget sehingga terlihat nyantai gitu deh. Nah soal menu masakannya, Ikan Bakar Banyuwangi nih bejibun banget variasi yang di tawarkan, mulai dari bakar hingga goreng.

Gurame asem manis nya rekomen euy(dokpri)

Cocok juga sih untuk rame rame ke sini, tempatnya relatif luas dan ada juga lho panggung untuk sajian musik live, jadi bisa setelah makan makan dan kongkow di lanjut dengan nyanyi. Mang Admin mau cerita nih tentang rumah makan yang lokasi tepatnya di jalan Balai Pustaka Timur Nomor 6 RT 4/RW 11 Rawamangun, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur. Ada apa aja sih pilihan menunya?

 

Untuk pilihan nasi, ada nasi goreng spesial, nasi goreng seafood dan nasi goreng ayam. Nasi putih juga ada kok tenang aja. Untuk menu seafood nya kita bisa milih kepiting, udang, cumi atau kerang yang di olah dengan cara di bakar, goreng tepung, lada hitam, saos padang, saos tiram atau saos mentega. Untuk ikan air tawar ada menu ikan bawal, kerapu,kuwe atau baronang. Kita juga mesen aneka hidangan pilihan lainnya tuh seperti sop buntut,rawon, karedok, sayur asem,cah kangkung, cah tauge ataupun tahu tempe.

Mang Admin ngejajal gurame asem manis, ikan bakar, dan sop buntut nih. Kalau minuman di sini banyak juga ragamnya, ada kelapa bulat, es kelapa muda, lime squash, wedang jahe, es teh manis. Yang suka ngejuice yuk di pilih kesegaran juice ala Ikan Bakar Banyuwangi mulai dari juice nanas, alpukat, juice belimbing dan oh iya ada juga juice campur sari yang merupakan gabungan dari buah melon,semangka dan pepaya.

Minuman andalan Ikan Bakar Banyuwangi ada lho seperti Banyuwangi Punch yang di banderol 23 ribu, ada Tokcer berupa mix tomat dan wortel, Java Sweet campuran pisang dan kelapa, Ice Coffe minuman dari gabungan kopi dan ice cream. Rata rata minuman tersebut di banderol dengan harga 23 ribuan.

Ikan Bakar Banyuwangi menurut Mang Admin sih cocok juga untuk tempat reuni, ulang tahun ataupun pesta pernikahan. Ada menu paket seperti Rawon yang di campur atau pisah dengan harga mulai Rp 25.000, paket ayam di hargai Rp 33.000 berupa nasi, ayam, sayur asem plus sambel. Ada juga paket sop buntut yang harganya Rp 45.000. Kalau menu pilihan Mang Admin yakni ayam bakar di banderol 18 ribu, sop buntut Rp 45.000 per porsi.

Bila ngajak teman teman dengan jumlah banyak bisa di pilih paket 2,4,6,8 hingga 10. Seperti paket 10 dengan harga Rp 675.000 maka kita akan dapetin 10 porsi nasi, 1 baronang,1 bawal,1 kuwe, 3 porsi cumi, 3 porsi cah kangkung serta 10 minuman frestea atau es teh manis.

Nah itu tuh cerita Mang Admin saat bertandang ke rumah makan Ikan Bakar Banyuwangi, mau? Buruan deh datang aja ke marih, nikmati suasana santai dengan menu menu spesial dan nikmati rasa sambelnya yang menggoda, pasti ketagihan.

Es Kemong Ice Cream Ala Kampung Nan Legendaris Yang Terus Bertahan Melawan Zaman

Gog kecil atau kemong yang tak tergantikan sebagai pelengkap dagangan(dokpri)

 

Tetabuhan sejenis gong kecil ini sering menjadi properti pedagang es, suara nya khas dengan bunyi “..tung..tung..tung..tung”, kadang juga es ini di sebut es tung tung, nah kali ini Mang Admin mau menuliskan tentang kisah es kemong alias es tung tung, jajanan legendaris yang dari dahulu tetap eksis lho. Para pedagang zaman dahulu sih memakai gerobak yang di dorong, sesekali mamang mamang tukang es membunyikan kemong sebagai pertanda bahwa ia hadir hehe.

Biasanya es kemong di sajikan dengan irisan roti tawar dengan bungkus potongan koran, di antara dua belahan roti maka di isi es ini dan soal rasa kayak sih nggak kalah kalah amat deh dengan es krim pabrikan itu. Konon sih es tung tung alias es kemong ini hadir karena dorongan masyarakat yang ingin mencicipi es krim yang bahannya terbuat dari susu, karena saat itu susu tergolong barag langka dan mewah, akhirnya susu di gantikan dengan santan. Cara bikin es yakni dengan di putar putar dalam sebuah wadah sehingga es mengkristal.

Es Tungtung dengan scoop yang lebih modern untuk takaran es(dokpri)

Tekstur es kemong biasanya lebih kasar di banding es krim pabrikan namun soal kelezatan mah tetap juara deh. Teringat kenangan zaman dulu saat berebutan beli es kemong, dengan sendok es yang merupakan sendok biasa yang di pipihkan maka si Mamang tukang es menyendok takaran yang pas di sebuah cone atau roti. Siang hari minum es kemong rasanya gimana gitu. Tapi kini gerobak es kemong sudah jarang di temukan, seiring waktu berjalan, pedagang es kemong sekarang menjajakan dagangannya dengan mempergunakan motor saat berkeliling.

Penambahan kacang tumbuk untuk toping dan siraman susu kental manis coklat(dokpri)

Untuk centong es krimnya pun tidak memakai sendok yang di gepengkan, ada scoop takaran  untuk es dan variasi rasa nya pun lebih menarik, ada taburan kacang tumbuk dan juga siraman susu coklat. Es kemong sekarang mah tampilannya lebih trendy mungkin untuk memuaskan selera pembeli ya.

Mamang penjaja es kemong sedang melayani pembeli(dokpri)

Bersyukur saat pulang kampung di libur lebaran beberapa waktu lalu sempet ngehadang si Mamang yang jualan es kemong, maka tak tertolaklah menikmati es kemong rasa milenial, harganya nggak begitu mahal, satu cone es kemong di banderol dengan harga Rp 2000, sayang sih saat mesen es kemong dengan varian roti ternyata rotinya habis. Es kemong yang dulu di jual cepean dan plus kebaikan si Mamang tukang es yang membolehkan memukul kemong dengan gratis. Rasanya seru banget bisa mainin gong kecil milik penjual es.

Es puter ala kampung selalu memberikan kebahagiaan, dan sekarang pun ternyata es ini masih eksis meski mendapat gempuran cukup dahsyat dengan produk produk pabrikan yang juga memiliki basis penjualan dengan harga yang kompetitif. Varian jajanan di Indonesia memang banyak sekali dan es kemong alias es tungtung atau es puter mampu bertahan di tengah arus modernisasi merupakan sesuatu yang membuat kita terharu.

Bila masa kecil kamu pernah merasakan manisnya es tungtung maka masa kecil kamu terselematkan dan itu luar biasa. Untuk tahu lebih seru tentang makanan dan minuman khas nusantara, jangan bosan bosan lho mampir ke blog kesayangan kita semua, ke marih saja di jalandanmakan.com. Mang Admin masih banyak stok cerita tentang asyik dan serunya berburu kuliner dan tempat tempat yang keren untuk di sambangi, kali ini cerita tentang es kemong.

Bagi kalian yang pernah punya stori seru seputar es kemong, semoga saja tulisan ini memberikan nostalgia indah ya hehe. Pantengin terus cerita Mang Admin deh.

Stasiun Bogor, Stasiun Yang terus Tumbuh Dan Berkembang

Stasiun Bogor yang terus bebenah untuk kenyamanan penumpang(dokpri)

 

Kali pertama mengunjungi stasiun Bogor di sapa gerimis menjelang waktu siang, peron yang tak beratap dan jarak antara tempat berteduh lumayan jauh memaksa kaki setengah berlari menghindari gerimis. Itulah kesan pertama saat Mang Admin menjejakan kaki di stasiun Bogor. Hujan mulai membasahi kota Bogor, istirahat sejenak seraya numpang ngecharger di tempat box charger yang di sediakan untuk para penumpang.

Ketemu dengan seorang Bapak yang ternyata warga aseli Bogor dan beliau pun bercerita bahwa stasiun Bogor akan terus tumbuh dan berkembang mengikuti tuntutan zaman, dulu banget ujar si Bapak, stasiun Bogor sangat sederhana. Namun dalam beberapa tahun terakhir banyak sekali perubahan yang terjadi dan membuat stasiun Bogor makin moncer. Dari beberapa tempat terlihat fasilitas disediakan agar penumpang kereta bisa lebih nyaman, Mang Admin ngejajal musholla stasiun yang tertata apik dengan karpet merahnya yang bersih serta pembatas untuk jamaah perempuan dan laki laki.

Mushola stasiun Bogor yang nyaman untuk melaksanakan ibadah sholat(dokpri(

Toilet pun bersih dan membuat nyaman saat buang hajat penumpang. Tempat loket pun luas meski mungkin suasana akan berbeda jika di jam jam sibuk, terpasang pula guiding block untuk saudara saudara kita kaum disabilitas. Ketika kita ingin keluar dari areal stasiun ada papan arah menuju jembatan penyeberangan orang dan petunjuk penggunaan transportasi umum. Jika kita keluar dari stasiun menuju Jalan Kapten Muslihat maka kita pun bisa menuju daerah Jembatan Merah, Leuwiliang, Darmaga, Paledang, Bubulak dan Warung Jambu.

Tempat tiket dan kesibukan penumpang di stasiun Bogor(dokpri)

Bila kita keluar dari stasiun menuju Jalan Mayor Oking maka kita bisa ke arah Taman Topi, Istana Bogor, Kebon Raya Bogor, Baranangsiang, Pasar Anyar dan ke arah tol Jagorawi. Stasiun Bogor bisa di bilang halaman depan kota Bogor, stasiun dengan kode BOO ini dahulunya bernama stasiun Buitenzorg dan di bangun pada tahun 1881. Stasiun Bogor melayani KRL Commuter Line, bisa di bilang stasiun ini termasuk stasiun akhir kereta lho.

Dari stasiun Bogor, penumpang bisa menuju stasiun Jakarta Kota, Stasiun Kampung Bandan, stasiun Angke dan juga stasiun Jatinegara. Dengan memiliki 8 jalur dan 7 peron, stasiun Bogor adalah stasiun sibuk dan padat mengingat intensitas pengunjung dari dan ke Jakarta begitu luar biasa. Nah kalau teman teman pengen jalan jalan ke kota Bogor dan menikmati kulineran khas Bogor, banyak juga ibu ibu yang menjual penganan khas kota Bogor yakni asinan banyak di jajakan di luar pagar stasiun.

Dengan segala pembenahan yang terus di lakukan, oh iya saat terakhir Mang Admin mengunjungi stasiun Bogor, para pekerja sedang memperbaiki fungsi peron di stasiun. Semoga saja nantinya stasiun Bogor akan semakin nyaman untuk para penumpang. Dan fasilitas fasilitas pun mampu memberikan kemudahan akses bagi semua penumpang. Terutama sih mungkin penambahan jumlah kereta yang perlu di pikirkan.

Jika di jam jam sibuk saat berangkat kerja ataupun pulang kerja, rangkaian commuter line begitu padat dan berhimpit, yang naik banyak banget yang turunnya dikit, cobain deh pergi ke stasiun Bogor saat jam kerja, dan rasakan betapa berarti se inchi ruang kosong untuk sekedar memantapkan pijakan. Namun kita pun mengapresiasi segala kerja keras pihak Commuter Line yang terus memberikan pelayanan prima.

Nah jika pembaca jalandanmakanseru.com pengen jalan jalan ke kota Bogor, cobain deh suasana naik commuter line dan rasakan sensasi berada di gerbong commuter line dan nikmati stasiun Bogor yang saat ini terus bebenah.

Tampilan Modern Nan Berkelas Stasiun Juanda Yang Bikin Woow Gimana Gitu

Pintu Utara dari stasiun Juanda(dokpri)

 

Kali ini Mang Admin jelong jelong dulu ke stasiun Juanda yang berada di wilayah Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat dengan lokasi berada di Jalan Ir H Juanda Nomor 1. Setelah melewati depan istana negara saat akan menuju Bekasi, tujuan mengarah stasiun Juanda. Stasiun Juanda cukup mudah di jangkau karena letaknya berdekatan dengan halte busway, kemudahan akses ini pula yang membuat stasiun Juanda cukup ramai oleh para penumpang commuter line.

Lorong stasiun Juanda yang mirip mirip suasana stasiun kereta di negara maju(dokpri)

Melewati pintu utara dan di sambut dengan kehadiran tiga unit  commuter line vending machine untuk para penumpang yang akan berangkat dari stasiun Juanda, kesan modern begitu terasa saat berada di dalam stasiun, dengan bangunan yang di tata rapih dan juga petunjuk untuk memudahkan para penumpang berada di dalam stasiun, oh iya di gerbang utara pun di sediakan loket penyelaras tiket. Ada pula sebuah layar LED terpasang dan menampilkan pergerakan Commuter Line sehingga penumpang bisa memastikan keberangkatan.

Seperti biasa Mang Admin mah ngecek toilet dan juga musholla stasiun, seperti pada umumnya stasiun stasiun commuter line yang “wajib” bersih, suasana toilet rapi jali dan juga musholla meski nggak terlalu besar, kesan terawat begitu nampak, beberapa penumpang commuter line terlihat menunaikan ibadah sholat dzuhur. Di stasiun Juanda melayani rute menuju Jakarta kota untuk arah Depok dan juga Bogor. Bagi warga Bekasi dan Cikarang pun pastinya melintasi stasiun Juanda.

Penumpang commuter line nampak nyaman berada di stasiun Juanda(dokpri)

Mang Admin suka dengan interior stasiun Juanda, dengan lantai yang marmer mulus dan di lengkapi guiding block berupa ubin kuning yang merupakan fungsi untuk penyandang tuna netra agar tidak salah tujuan, sesuatu hal yang ramah untuk kalangan difabel. Yang hore dari stasiun Juanda adalah fasilitas ATM pun di tata dengan baik sehingga para penumpang yang ingin melakukan transasksi perbankan bisa di akomodir.

Lorong stasiun Juanda yang kanan kirinya di lengkapi waralaba modern mengesankan kita berada di sebuah stasiun luar negeri, apik banget serasa berada di bagian lain dari stasiun bawah tanah di negara negara maju, mungkin ini sebuah kata yang di anggap lebay, namun memang faktanya stasiun Juanda terlihat keren dengan sentuhan modern. Yang lebih menyenangkan lagi adalah crew commuter line terlihat sigap saat kita bertanya, sesuatu yang membuat nilai tambah menjadi plus di pelayanan yang di berikan.

Mang Admin sedang bersiap menuju kota Bekasi(dokpri)

Secara umum mang Admin respek dengan upaya pihak commuter line memberikan pelayanan prima dan terus meningkatkan performa setiap stasiun agar para penumpang pun lebih nyaman saat berada di setiap stasiun.Nah itulah pengalaman Mang Admin saat menjelajahi stasiun Juanda. Konsep modern dan pelayanan humanis menjadi sisi menarik KRL Jabodetabek, sebuah kesan positif dengan stasiun Juanda. Sejauh ini untuk interior stasiun Juanda terasa enak di lihat.

Mang Admin serasa berada di luar negeri nih hehe padahal masih di kitaran Sawah Besar atau tepatnya seputaran Pasar Baru. Semoga ke depannya di setiap stasiun akan terus ada perbaikan perbaikan yang membuat nyaman para penumpang, bangga aja sih ternyata di Jakarta ada stasiun keren seperti stasiun Juanda. Eit udah dulu ya cerita tentang stasiun Juanda dan kereta ke arah Bekasi udah menunggu Mang Admin nih. Lain kali akan di ceritakan juga stasiun stasiun yang pernah Mang Admin singgahi, jangan lupa untuk soal jalan jalan dan makan makan seru, ya Cuma ada di jalandanmakanseru.com lo, jangan ampe lewat deh cerita keren dan seru dari Mang Admin.

Merajut Keping Kenangan Sadulur Salawasna SMP Di Rumah Makan Joglo

Gamelan di tempatkan di depan, seakan menyambut tamu yang datang(dokpri)

 

Lebaran memang baru saja usai, namun kenangannya tak bisa terlepas begitu saja, satu al yang pasti bahwa kopi darat bersama teman teman di rumah makan Joglo sukses di gelar meski dalam kondisi yang begitu mepet, yang uniknya adalah di tempat yang sama dan waktu yang sama, adik kelas pun menggelar pertemuan dan tentu saja sesuatu hal yang menyenangkan bukan. Mang Admin lumayan sibuk menyiapkan tempat untuk di jadikan kopdar, setelah survey singkat akhirnya bisa juga lho ngariung di sebuah rumah makan dengan penampilan Jawa banget, padahal tempatnya di perkampungan orang orang Sunda. Karena kita mah Indonesia bukan satu hal yang tabu mengkotak kotakan primordial kesukuan.

Unsur kayu dalam bentuk bangku dan meja serta tiang penyangga semakin menambah kesan klasik(dokpri)

Singkat cerita di hari Minggu tanggal 17 Juni, acara merajut keping kenangan pun tersaji jua, di sebuah ruangan depan dari RM Joglo yang di dominasi ornamen kayu berwarna coklat yang menambah nuansa klasik, satu persatu teman datang, ada yang benar benar baru ketemu kembali setelah usai masa masa sekolah, dan bertanya siapa gerangan dia? Untuk menghangatkan suasana, Mang Admin meminta para peserta kopdar untuk memesan minuman, ada juice alpukat, jeruk, mangga strawberry yang rata rata di banderol dengan harga 18 ribu rupiah. Sedangkan es jeruk di kasih harga 13 ribu.

Menikmati kesegaran juice di saat bincang santai dengan sahabat(dokpri)

Kopi hitam pun tersedia dengan harga pas 6 ribu per cangkir, es lemon tea di kisaran 8000an, sedangkan untuk teh manis hangat seharga 6.000. Di temani aneka minuman para abege tahun 90an ini pun ngobrol dengan santai, membincang kisah seru masa masa putih biru. Rumah makan Joglo yang di pinggir jalan Mandirancan-Cilimus memiliki keunikan properti dengan cita rasa yang terlihat antik dan nyentrik, bangku bangku kayu jati dan juga ornamen pilar dengan khas Jawa Tengah. Di depan pintu terletak sebuah gamelan menambah rasa klasik.

Menu paket makan siang persembahan RM Joglo(dokpri)

Pilihan menu dengan aneka hidangan yang berbahan baku ikan, ayam dan udang pun tersedia di Rumah Makan Joglo, karena yang kopdar pun cukup banyak maka Mang Admin memilih varian menu paket yang terdiri dari goreng ayam kriuk denga polesan tepung tipis, ada juga tahu tempe dan tak lupa sambel serta sayur asem. Harga paketan ini di banderol dengan harga 25 ribu perpaket. Yang seru dari rumah makan ini adalah view gunung Ciremai yang terlihat menjulang dengan anggunnya, ada juga deretan sawah yang menyejukan mata.

Dengan kontur tanah berundak, ada beberapa bagian rumah makan di tempat lebih rendah dan bisa memuat sekitar 40 hingga 50 orang, di bagian belakang tersedia mushola dengan bentuk rumah zaman dulu dengan dominasi perpaduan kayu dan bata merah yang tidak di plester sehingga terlihat jadul. Ada beberapa kolam di areal Rumah Makan Joglo, gemericik air sehingga kita menjadi rileks.

 

Untuk tempat kumpul kumpul sih Mang Admin merekomendasikan tempat ini, bila ingin membawa banyak orang atau rombongan, di sarankan untuk booking tempat dan juga membayar DP agar nantinya lebih mudah untuk soal pembayaran. Seru banget bisa kumpul kumpul dengan teman teman SMP, rasanya puas deh ketemuan kembali dengan mereka yang pernah dekat semasa masih berstatus pelajar, dan kini di Rumah Makan Joglo keinginan reuni meski belum dalam jumlah signifikan tapi tetaplah menyenangkan bersua kembali.

Tempat sholat yang berada di areal belakang RM Joglo(dokpri)

Nah bila ke daerah Kuningan Jawa Barat dan pengen merasakan atmosfir Jawa namun di tengah tengah tradisi orang Sunda, mampir aja deh ke sini. Yup itulah Rumah Makan yang Mang Admin kunjungi saat libur lebaran, boleh juga tuh ngajak ngajak Mang Admin hehehe.

Keping Kenangan Momolo Yang Bikin Jari Bengkak Di Masjid Nurul Huda

Masjid Nurul Huda dengan atap susun dan latar belakang gunung Ciremai(dokpri)

 

Setiap pulang kampung pasti pula harus ke tempat ini, kangen tentang ingatan ingatan yang tak bisa di lupakan, tentang cerita magis kisah momolo, kubah masjid di desa Rajawetan kerap di sebut Momolo, desain masjid dengan atap susun ala masjid di Kudus dan di lengkapi kubah di puncaknya. Yang seru adalah jangan pernah menunjuk jari ke arah momolo karena bisa menyebabkan jari telunjuk bengkak atau di istilah kami adalah bubuyuteun.

Tombak yang menjadi salah satu properti masjid(dokpri)

Properti masjid yang ikonik adalah tombak, setiap pelaksanaan Jum’atan tombak selalu di gunakan untuk mengiringi khatib naik mimbar, konon katanya untuk tombak adalah upaya berjaga jika satu ketika penjajah Belanda menyerang jamaah, meski Belanda sudah angkat kaki dari bumi nusantara namun kehadiran tombak tetap di lestarikan saat prosesi Jum’atan. Ada juga bedug yang hadir menyemarakan masjid, sebagai pertanda masuk nya waktu sholat di pukul lah bedug.

Renovasi besar besaran masjid Nurul Huda dengan desain modern(dokpri)

Bedug di gunakan ketika sholat Jum’at akan di mulai, begitu pun fungsi bedug akan di gunakan sebagai penanda berakhirnya waktu puasa di bulan Ramadhan, beberapa tahun lalu ketika ada orang meninggal dunia, bedug pun di gunakan dengan bunyi irama tertentu sebagai pemberitahuan bahwa di Rajawetan ada yang meninggal dunia.

Saat ini  masjid Nurul Huda mengalami renovasi besar besaran, tak ada lagi bangunan dengan gaya klasik atap susun dan juga momolo yang menjadi ciri khasnya, bangunan Nurul Huda era modern dengan bangunan tambahan lantai dua, namun apa pun bentuk dari masjid Nurul Huda tak akan bisa menghapus kenangan indah tentang masjid yang terletak di tengah tengah desa yang berdekatan dengan lapangan voli dan juga kantor kepala desa.

Era 80 an hingga 90 an, yang mengurus masjid di sebut pak Lebe, sebuah jabatan yang melekat hingga seumur hidup nan natinya akan di gantikan jika yang bersangkutan meninggal dunia. Tapi kini peran DKM pun cukup memberi pengaruh besar dalam pengorganisasian masjid Nurul Huda. Masih terkenang masa masa mengaji di masjid dengan nyala sinar lampu petromak karena listrik PLN belum masuk ke desa. Rasanya baru kemaren mengeja huruf hijayiah dengan metode tangwan, tangwin, tangwun, sesekali melakukan kebandelan di masjid saat sholat berjamaah.

 

Beribu episode kehidupan ternyata di mulai dari jejak jejak berada di masjid Nurul Hudam belajar mengaji berkelompok, belajar sholat berjamaah dan acap juga membuat pusing pengurus masjid karena bermain di masjid. Bila bandel mah mohon maaf khan masih anak anak, masjid Nurul Huda memang keren banget dah.

Bersiap melaksanakan ibadah sholat dengan berjamaah(dokpri)

Semoga masjid Nurul Huda tetap eksis di desa Rajawetan, jika kelak bangunan hasil renovasi telah usai, kemegahan masjid bukan bangunan fisik semata namun bisa di gunakan untuk kegiatan keagamaan dan nantinya akan menghasilkan sumber daya manusia yang mumpuni agar tetap menjaga mulia nya agama Islam.

Oke deh itulah cerita Mang Admin tentang masjid Nurul Huda desa Rajawetan di mana itulah masjid yang pernah menjadi saksi bisu betapa pernah di satu ketika Mang Admin bandel juga tuh di masjid, tapi bagaimana pun rasa kangen ke masjid Nurul Huda tak akan pernah usai, tunggu cerita lain dari Mang Admin tentang penjelajahan masjid masjid lainnya, semoga cerita tentang masjid masjid yang ada di nusantara dan pernah di singgahi Mang Admin memberikan manfaat bagi para pembaca, Insha ALLAH.

Mengintip Keberadaan Rusa Totol Di Gedung Perundingan Linggarjati

Gedung Perundingan Linggarjati nampak dari arah parkiran mobil(dokpri)

 

Istana Bogor dengan koleksi Rusa totol(Axis axis) begitu lekat di mata publik, konon rusa yang ada di istana Bogor merupakan hewan yang berasal dari negeri Nepal dan keberadaannya cukup lama di istana dan berkembang biak. Nah ngomong ngomong soal rusa totol untuk warga Kuningan dan sekitarnya nggak perlu jauh jauh deh ke Bogor untuk melihat dari dekat keberadaan rusa totol ini.

Rusa jantan tampak berjalan anggun di areal kandang(dokpri)

Saat Mang Admin jalan jalan ke gedung perundingan Linggarjati, satu hal yang baru adalah hadirnya rusa totol di halaman gedung perundingan Linggarjati, terlihat sih baru sepasang rusa, yang jantan dengan tanduk yang mencuat, meski baru dua ekor nmun kehadiran rusa totol ini cukup membuat pengunjung sedikit terhibur, berbeda dengan rusa rusa istana Bogor yang berkembang biak dengan populasi cukup banyak, dan pengunjung istana bisa bebas memberikan wortel.

Nggak perlu ke kota Bogor untuk melihat rusa totol, cukup ke Kuningan aja deh(dokpri)

Rusa totol di gedung perundingan Linggarjati tak sembarangan di beri pakan oleh pengunjung, adea larangan yang tertera di kandang rusa berupa himbauan agar pengunjung tak memberikan makanan kepada rusa, kecuali adi izin khusus dari petugas, saat Mang Admin hadir tampak para pengunjung sedang mengamati pergerakan rusa. Hadirnya rusa totol ternyata memberi dampak positif untuk jumlah kunjungan di gedung perundingan Linggarjati. Selain memang tempatnya bersejarah, kita pun dapat menikmati fauna khas negeri Tibet ini.

Untuk masuk ke kawasan gedung, para pengunjung hanya membayar tiket sebesar dua ribu rupiah. Sedangkan akses menuju tempat bersejarah ini sangatlah mudah. Dari Terminal Cilimus naik saja angkot jurusan Cilimus-Linggarjati, atau mungkin yang turun dari arah Cirebon naik saja elf jurusan Cirebon-Kuningan dan berhenti di perempatan Bandorasa, di sana ada papan penunjuk arah ke gedung perundingan.

Ayo berwisata ke Kuningan, tempatnya keren keren dan salah satunya adalah gedung bersejarah ini(dokpri)

Alternatif lain adalah jalan Mandirancan-Cilimus dan menuju ke desa Pakembangan, jalur ini termasuk jalur favorit karena di daerah Cibereum yang mempunyai destinasi wisata yaitu Leuweung Monyet dan juga sebuah tebing yng bisa untuk selfie dan instagramable banget deh. Pokoknya untuk menuju akses gedung perundingan Linggarjati sangat mudah dan dengan ongkos yang terjangkau. Yang menarik jika mengunjungi tempat tempat wisata di daerah Kuningan adalah mulusnya akses jalan beraspal yang membuat nyaman para pengunjung, meski memang harus di akui jalanan di daerah Kuningan cukup sempit untuk papasan dua mobil.

Jika penasaran dan kepo banget dengan hadirnya rusa totol, kayaknya sih cukup pas untuk mengunjugi gedung naskah perundingan Linggarjati, suasana sejuk pegunungan, kontur halaman gedung yang berundak undak dan juga hamparan rumput hijau di sertai latar belakang dari menjulangnya gunung Ciremai membuat suasana hati pun terasa adem. Dan jangan lupa lho kita pun bisa belajar sejarah tentang diplomasi saat bangsa Indonesia mempertahankan kemerdekaan, bahwa apa yang di perjuangkan bapak bangsa ternyata berdampak banyak dalam segala segi kehidupan di Indonesia.

Nah gitu deh cerita Mang Admin saat bertandang ke gedung perundingan Linggarjati, koleksi rusa totol menambah semarak suasana dari asri nya gedung. Liburan tak harus mengeluarkan budget dengan berlebih, Kuningan kini merias diri untuk membenahi tempat tempat wisata, tunggu aja cerita Mang Admin seputar tempat wisata ke kinian di daerah Kuningan dan jangan lupa ya kasih komentar ataupun kritikan terhadap blog kesayangan jalandanmakanseru.com. Yuk saatnya pamit dulu karena Mang Admin lagi nyiapin ragam cerita tentang kuliner dan juga tempat tempat seru lainnya.