Stasiun Buaran Si Mungil Yang Kian Cantik Dan Menawan

Stasiun Buaran yang baru lebih modern dan juga nyaman bagi pengguna commuter line(dokpri)

 

Stasiun Buaran yang kini beroperasi adalah stasiun baru sebagai pengganti stasiun lama, arahnya adalah 480 meter bergeser ke arah barat, jika stasiun Buaran lama berada di depan rusun Klender, saat ini stasiun Buaran Baru yang bangunan fisiknya telah begitu berbeda dengan stasiun lama, letak stasiun Buaran Baru berada dekat persimpangan jalan I Gusti Ngurah Rai dengan jalan Raden Inten. Sudah pernah ngejajal jalan jalan ke stasiun Buaran Baru? Kalau sudah berarti kalian memang anak kereta sejati, namun jika belum berarti sudah tepat untuk mengunjungi blog ini karena ada Mang Admin yang akan mengulas tentang stasiun Buaran ini.

Setahun yang lalu stasiun Buaran di uji coba pengoperasiannya, tepatnya tanggal 9 November 2018, setahun berselang setelah pengoperasian, stasiun Buaran yang termasuk stasiun tipe III atau stasiun kecil ini terus bebenah dan bersolek dengan dilengkapi arsitektur modern dan minimalis, meski kecil namun stasiun Buaran lebih tertata dan juga terintegrasi dengan moda transportasi lain, fasilitasnya saat ini lebih mumpuni di banding dahulu. Stasiun Buaran yang baru terletak di Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur. Saat Mang Admin menyambangi stasiun Buaran, keren begitulah melihat tampilan stasiun Buaran.

Menilik dari bangunan sih, stasiun Buaran adalah stasiun dua lantai, ada eskalator dan juga lift yang menghubungkan peron di bawah dengan gerbang masuk, dua rel yang menghubungkan arah Bekasi dan sisi lainnya adalah rel yang menuju Jakarta kota, peron stasiun Buaran di sangga besi dan juga coran beton untuk menopang atap, yang menarik yakni kebersihan peron begitu terjaga sehingga kesan resik terlihat di stasiun Buaran. Ada juga jalur “Yellow Line” yang memudahkan untuk saudara saudara kita kaum disabilitas jika menggunakan jasa transportasi commuter line.

 

Pengguna commuter line sedang menunaikan ibadah sholat(dokpri)

Oh iya Mang Admin baru keingetan nih, stasiun Buaran terintegrasi dengan moda transportasi TransJakarta juga, bisa menuju halte flyover Raden Inten dengan jurusan Kampung Melayu-Pulo Gebang atau Pasar Baru-Pulo Gebang. Seperti yang di utarakan Mang Admin tadi, stasiun Buaran bikin pangling saja nih, di lantai atas bisa kita nikmati mushola untuk pengguna commuter line tunaikan sholat, di lengkapi juga tempat wudhlu yang memadai. Nah soal toilet mah pihak commuter line memang sepertinya memperhatikan tempat buang hajat ini.

Dimana mana toilet stasiun terjaga kebersihannya, begitu pula dengan toilet yang berada di stasiun Buaran, tetap kinclong meski pengunjung hilir mudik, salut untuk tim kebersihan stasiun Buaran yang selalu sigap untuk tetap membuat suasana toilet tetap terjaga kebersihannya. Lantai stasiun pun seakan terjaga dari noda dan kotoran, ada sampah atau pun bercak noda di lantai langsung tanpa kompromi di sikat habis dan di bersihkan dengan segera.

 

 

Suasana peron stasiun Buaran(dokpri)

 

Meski singgah untuk beberapa saat di stasiun Buaran, namun kesan yang pertama timbul di benak Mang Admin adalah bangunan baru stasiun Buaran ini memang terkonsep untuk memudahkan pengunjung commuter line, semoga saja fasilitas umum milik bersama ini akan kita jaga selalu, karena yang memakai adalah kita kita juga lho, sudah cakep, keren dan uga peralatan modern, sayang dong kalau kita tak mampu merawat dan menjaganya. Tugas kita bersama untuk tetap memelihara fasilitas publik, jangan sampai ada keinginan merusaknya karena pastinya akan merugikan semua pihak.

 

Tangga yang menghubungkan peron dengan lantai satu stasiun Buaran(dokpri)

 

Oke sekian dulu review Mang Admin tentang stasiun Buaran(baru) yang keren ini, lain kali Mang Admin janji deh bakalan mengulas stasiun stasiun lainnya ya, simak terus blog kesayangan ini yach dan jangan lupa pantengis terus tulisan tulisan Mang Admin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *