Menikmati Stasiun Maja Saat Mengisi Akhir Pekan

Nyampe juga ke Stasiun Maja nih Mang Admin(dokpri)

 

Hai….hai…hai apa kabar sobat jalandanmakan nih, kali ini Mang Admin mau cerita saat menyinggahi stasiun Maja nih, sebenarnya sih nggak sengaja sengaja amat mau mampir ke stasiun ini, tapi rasa penasaran aja yang membuat Mang Admin memutuskan berhenti sejenak di stasiun Maja. Jika pengguna commuter line akan ke Rangkas Bitung maka ada satu stasiun lagi yakni Citeras baru deh ke tujuan akhir stasiun Rangkas Bitung.

Meski beberapa jenak berada di stasiun Maja namun yang membuat mang Admin rada rada heboh gimana gitu, ternyata stasiun Maja yang terletak di kabupaten Lebak, Kecamatan Maja ini memiliki struktur bangunan megah dan juga terawat lho, meski cukup jauh dari keberadannnya dari ibu kota namun Stasiun Maja memiliki ciri ciri stasiun dengan nuansa sentuhan modern. Jumlah jalur di stasiun Maja ada 3 dan ini di peruntukan untuk kereta commuter line baik menuju Rangkas Bitung maupun Tanah Abang.

Gerbang stasiun Maja dengan pilar pilar besar dan terkesan kokoh(dokpri)

Dengan topangan pilar pilar yang menyangga stasiun, bangunan di sekitaran stasiun Maja terlihat keren, ada tangga eskaltor bagi pengunjung untuk memudahkan arus perjalanan antar peron dan juga lift yang berfungsi baik, sedangkan untuk teman teman berkebutuhan khusus di sediakan guilding block yang berfungsi memandu arah. Seperti biasa Mang Admin ma ngecek situasi dari toilet stasiun, dan hasilnya juga bersih.

Toilet terjaga keresikannya dan ini mungkin sudah trade mark dari pihak Commuter line yang mampu memberikan service yakni memiliki toilet pria dan wanita serta sahabat kita kaum disabilitas .Selain itu stasiun Maja pun di lengkapi ruang laktasi, sebuah ruang yang bisa di gunakan kaum perempuan yang sedang menyusui. Seperti stasiun lainnya yang menyediakan musholla untuk memudahkan pengguna commuter line beribadah.

Calon penumpang kereta sedang mengantri di mesin vending tiket(dokpri)

Menyusuri stasiun Maja untuk pertama kalinya mendapatkan kesan yang mendalam, nggak nyangka aja ternyata stasiun Maja keren lho. Petunjuk tempat tempat yang berada di satu kawasan dengan stasiun Maja tertera jelas di papan petunjuk sehingga penumpang dapat mudah menemukan lokasi yang ingin di tuju. Selain itu petugas pun sangat respon ketika bertanya, Mang Admin saja baru pertama kali datang ke stasiun Maja tidak kebingungan karena petugas dengan ramah akan menunjukan di mana lokasi toilet misalnya sehingga kita pun tak mencari cari  lebih lama.

Budaya tertib penumpang kereta commuter line memang harus terus di upayakan(dokpri)

Di depan gerbang stasiun di sediakan satu mesin top up multi trip. Ada juga dua mesin Commuter Line Ticket Vending Machine yang sangat membantu penumpang saat ingin melakukan transaksi. Segala kemudahan yang ada di Stasiun Maja membuat penumpang merasa nyaman.

Semoga semakin ke sini, layanan di stasiun Maja terus di tingkatkan, sehingga perjalanan menggunakan kereta akan semakin di minati. Mang Admin dari stasiun Tanah Abang ke arah stasiun Rangkas Bitung di saat waktu libur hari Minggu, meski nggak padat banget isi kereta tetap saja harus berdiri cukup lama. Entahlah situasinya mungkin berbeda jika naik di saat hari kerja dan di jam jam sibuk baik pulang atau pun pergi.

Senang rasanya bila berada di sebuah stasiun kereta dan bisa menikmati beragam fasilitas yang ada dan semua itu bertujuan agar para penumpang merasa nyaman dan juga aman berada di kereta maupun di dalam stasiun. Gitu deh cerita Mang Admin saat mengunjungi stasiun Maja, tunggu cerita lanjutan Mang Admin di stasiun stasiun yang pernah di singgahi, kita bongkar keunikan masing masing stasiun hanya di web kesayangan kita semua ya.

Ketika “Planet” Bekasi Bersolek Menyambut Kemegahan Asian Games 2018

Kesiapan warga Bekasi menyambut hadirnya gelaran Asian Games 2018(dokpri)

 

Sebuah wilayah pinggiran Jakarta sedang bersiap untuk event akbar olah raga terbesar di benua Asia, inilah tahun penting bagi wilayah Bekasi untuk menyongsong Asian Games ke 18 yang juga akan di buka pada tanggal 18 bulan 8 di tahun 2018. Jakarta dan Palembang menjadi kota utama penyelenggaraan Asian Games, namun Bekasi pun mendapat berkah dan kehormatan saat menjadi tuan rumah cabang olah raga buah bibir yakni sepak bola, dua stadion yang berada di kota dan juga kabupaten Bekasi menjadi tempat berlangsungnya pertandingan sepak bola.

Jika saat ini berada di wilayah Bekasi baik kota maupun kabupaten euforia dan demam Asian Games begitu terasa, banner beserta spanduk bertebaran menyambut pesta olah raga empat tahunan ini, terakhir Asian Games terselenggara di Indonesia pada tahun 1962, 52 tahun berselang Indonesia di percaya kembali untuk menjadi tuan rumah. Sebagai warga kabupaten Bekasi tentu bangga ternyata tempat yang saya cintai ini menjadi salah satu kabupaten di Jawa Barat yang terpilih sebagai venue cabang olah raga.

Stadion Wibawa Mukti Bersolek Untuk Pertandingan Grup D Cabang Sepak Bola

Pernah satu ketika Bekasi kena bully dengan sebutan “Planet” karena

Stadion Wibawa Mukti berdiri megah untuk cabang olah raga Sepak bola(dokpri)

jeleknya infrastruktur, kemacetan dan juga personifikasi kekurangan tentang Bekasi, namun saat ini Bekasi tengah bersiap dalam upaya mensukseskan Asian Games. Sebuah stadion megah bernama Wibawa Mukti akan menjadi tempat bertandingnya negara Jepang, Pakistan, Vietnam dan Nepal yang tergabung di grup D. Satu sore penulis melongok stadion yang mampu menampung penonton di angka 30 ribuan ini sedang bebenah.

 

Standar internasional deh, rumputnya jenis Zoysia Mattrela seperti yang di pakai lapangan penyelenggaraan piala dunia itu lho terlihat hijau dan dengan bangku penonton yang tertata rapi, akses menuju stadion pun jalan nya telah cukup baik,bisa melalui exit tol Cibatu atau Exit tol Delta Mas, pemda Kabupaten Bekasi terlihat serius untuk bisa menjadi tuan rumah yang baik. Siap siap saja nih kita bakalan menghadapi keseruan dan kemegahan Asian Games, jika di tanya bangga nggak kabupaten Bekasi menjadi tuan rumah Asian Games? Pasti nya bangga dengan kalimat banget di belakangnya.

Rumput kualitas standar FIFA di stadion Wibawa Mukti(dokpri)

Lampu stadion pun di bekali dengan pencahayaan yang oke dengan lampu FOP jempolan dengan kapasitas 1.600 lux. Ada juga ruangan, atlet, media center, ruang latihan dan atlet hingga parkir kedatangan bus pemain, semua fasilitas yang ada di stadion Wibawa Mukti semuanya adalah standar FIFA euy, edun banget dah Bekasi Mah.

Semoga Timnas Berjaya Di Stadion Candrabhaga, Ayo Sukseskan Asian Games Di Kota Patriot

Timnas U-23 akan tampil di stadin Candrabhaga, kita dukung merah putih(pic by Komarudin)

Bekasi menjadi dua wilayah Kota dan Kabupaten, namun untuk urusan kebanggaan pastinya sama sama bangga bahwa baik kota dan kabupaten Bekasi mampu menjadi tuan rumah, yang istimewanya lagi untuk stadion Candrabhaga ini menjadi homebase bagi timnas U-23 melakukan babak penyisihan grup A yang akan bertanding melawan Hongkong, Laos dan Taiwan. Penyisihan grup B juga di laksanakan di stadion Candrabhaga yang di ikuti oleh kontingen Thailand, Uzbekistan, Bangladesh serta Qatar.

Kota Bekasi untuk beberapa tahun ini memang pembangunannya berkembang pesat, jalur jalan di perlebar, akses ke stadion pun begitu mudah melalui exit tol Bekasi Barat. Di dekat stadion Candrabhaga ada taman kota dengan rimbunan pohon yang menyejukan. Yang pasti baik kota maupun kabupaten Bekasi terlihat siap menghadapi event Asian Games.

Semoga juga timnas U-23 mampu tampil ngotot di depan publik sendiri dan berprestasi, penulis pun siap hadir ke stadion untuk mendukung tim merah putih, kapan lagi dapetin moment langka bisa melihat kemeriahan Asian Games, menjadi saksi sejarah betapa Indonesia memang sangat pantas mendapat kehormatan sebagai tuan rumah, belum tentu 10 tahun mendatang Asian Games hadir lagi di bumi nusantara, mumpung ada di Bekasi maka wajib kita sukseskan pelaksanaan Asian Games ke 18 ini.

 

Asian Games Sebagai Ajang Promosi Wilayah Bekasi Kepada Dunia Internasional

 

Mata negara negara Asia akan tertuju kepada Indonesia pada tanggal 18 hingga 2 September, Bekasi pun pasti akan di sebut karena menjadi tuan rumah cabang yang paling populer yakni sepak bola, moment Asian Games bisa jadi promosi bagi Bekasi kepada dunia internasional, segala ke khasan Bekasi bisa di eksplor, entah itu kuliner seperti Gabus Pucung, Gemblong, Nasi Uduk, kue Cincin atau pun Dodol Bekasi.

Dengan hadirnya atlet yang memperkuat kontingen cabang olah raga sepak bola dan tentu juga insan pers internasional yang meliput akan membuat nama Bekasi pun mau tidak mau pasti di sebut juga, ini menjadi celah untuk secara tidak langsung promosi bagi keberadaan Bekasi secara umum. Warga Bekasi saat ini sudah tidak sabar lagi menunggu ajang Asian Games 2018, dukung bersama adalah satu hal yang pasti bagi kontingen Indonesia . Semoga atlet atlet Indonesia pun sukses dalam segi prestasi dan harapan masuk 10 besar menjadi satu keniscayaan.

Bekasi terus bersolek dan sukses penyelengaraan Asian Games adalah bagian sukses warga Bekasi, terpilihnya Bekasi menjadi salah satu tuan rumah cabang olah raga yang di pertandingkan di Asian Games menjadi satu hal yang sangat luar biasa, warga Bekasi mengabarkan kepada  negara negara Asia bahwa kita di sini akan antusias menyambut saudara saudar bangsa bangsa Asia, Bersahabat dalam jiwa sportifitas.

Bila Bekasi dahulu di bully, kami sekarang tersenyum senang karena wilayah yang kami tempati dan cintai ini menjadi tempat terselenggaranya event empat tahunan bernama Asian Games, silahkan datang ke Bekasi dan nikmati keramahan warga Bekasi, semoga Asian Games yang di selenggarakan di Bekasi mampu memberi kenangan indah untuk di ceritakan kembali ke tempat kawan kawan di negara masing masing. Stadion Candrabaga dan Stadion Wibawa Mukti menjadi saksi perjuangan kalian membela kehormatan bangsa. Selamat datang di Bekasi!

Cara Enak Nikmatin Hasil Olahan Ikan, Cobain Deh Di Ikan Bakar Banyuwangi

Tampak depan suasana Rumah Makan Ikan Bakar Banyuwangi(dokpri)

 

Suka olahan ikan? Ada juga sih menu pilihan dari olahan daging ayam dan juga sapi, menu nya komplet dan tentu saja rasanya enak. Di mana itu? Bila kita jalan jalan di sekitaran Rawamangun Jakarta Timur, lokasi rumah makan ini mudah di temukan, patokannya adalah super market Tip Top Rawamangun, soalnya lokasinya memang hadap hadapan.

Ikan Bakar Banyuwangi cocok untuk beragam acara(dokpri)

Suasana gemericik air dan ikan ikan yang berseliweran membuat adem suasana, di tengah tengah ruangan ada kolam dan tiang tiang penyangga terbuat dari bata merah yang nggak di plester membuat suasana ala ala di kampung gitu lho, beberapa kursi di tata dengan apik dan suasana begitu rumahan banget sehingga terlihat nyantai gitu deh. Nah soal menu masakannya, Ikan Bakar Banyuwangi nih bejibun banget variasi yang di tawarkan, mulai dari bakar hingga goreng.

Gurame asem manis nya rekomen euy(dokpri)

Cocok juga sih untuk rame rame ke sini, tempatnya relatif luas dan ada juga lho panggung untuk sajian musik live, jadi bisa setelah makan makan dan kongkow di lanjut dengan nyanyi. Mang Admin mau cerita nih tentang rumah makan yang lokasi tepatnya di jalan Balai Pustaka Timur Nomor 6 RT 4/RW 11 Rawamangun, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur. Ada apa aja sih pilihan menunya?

 

Untuk pilihan nasi, ada nasi goreng spesial, nasi goreng seafood dan nasi goreng ayam. Nasi putih juga ada kok tenang aja. Untuk menu seafood nya kita bisa milih kepiting, udang, cumi atau kerang yang di olah dengan cara di bakar, goreng tepung, lada hitam, saos padang, saos tiram atau saos mentega. Untuk ikan air tawar ada menu ikan bawal, kerapu,kuwe atau baronang. Kita juga mesen aneka hidangan pilihan lainnya tuh seperti sop buntut,rawon, karedok, sayur asem,cah kangkung, cah tauge ataupun tahu tempe.

Mang Admin ngejajal gurame asem manis, ikan bakar, dan sop buntut nih. Kalau minuman di sini banyak juga ragamnya, ada kelapa bulat, es kelapa muda, lime squash, wedang jahe, es teh manis. Yang suka ngejuice yuk di pilih kesegaran juice ala Ikan Bakar Banyuwangi mulai dari juice nanas, alpukat, juice belimbing dan oh iya ada juga juice campur sari yang merupakan gabungan dari buah melon,semangka dan pepaya.

Minuman andalan Ikan Bakar Banyuwangi ada lho seperti Banyuwangi Punch yang di banderol 23 ribu, ada Tokcer berupa mix tomat dan wortel, Java Sweet campuran pisang dan kelapa, Ice Coffe minuman dari gabungan kopi dan ice cream. Rata rata minuman tersebut di banderol dengan harga 23 ribuan.

Ikan Bakar Banyuwangi menurut Mang Admin sih cocok juga untuk tempat reuni, ulang tahun ataupun pesta pernikahan. Ada menu paket seperti Rawon yang di campur atau pisah dengan harga mulai Rp 25.000, paket ayam di hargai Rp 33.000 berupa nasi, ayam, sayur asem plus sambel. Ada juga paket sop buntut yang harganya Rp 45.000. Kalau menu pilihan Mang Admin yakni ayam bakar di banderol 18 ribu, sop buntut Rp 45.000 per porsi.

Bila ngajak teman teman dengan jumlah banyak bisa di pilih paket 2,4,6,8 hingga 10. Seperti paket 10 dengan harga Rp 675.000 maka kita akan dapetin 10 porsi nasi, 1 baronang,1 bawal,1 kuwe, 3 porsi cumi, 3 porsi cah kangkung serta 10 minuman frestea atau es teh manis.

Nah itu tuh cerita Mang Admin saat bertandang ke rumah makan Ikan Bakar Banyuwangi, mau? Buruan deh datang aja ke marih, nikmati suasana santai dengan menu menu spesial dan nikmati rasa sambelnya yang menggoda, pasti ketagihan.

Es Kemong Ice Cream Ala Kampung Nan Legendaris Yang Terus Bertahan Melawan Zaman

Gog kecil atau kemong yang tak tergantikan sebagai pelengkap dagangan(dokpri)

 

Tetabuhan sejenis gong kecil ini sering menjadi properti pedagang es, suara nya khas dengan bunyi “..tung..tung..tung..tung”, kadang juga es ini di sebut es tung tung, nah kali ini Mang Admin mau menuliskan tentang kisah es kemong alias es tung tung, jajanan legendaris yang dari dahulu tetap eksis lho. Para pedagang zaman dahulu sih memakai gerobak yang di dorong, sesekali mamang mamang tukang es membunyikan kemong sebagai pertanda bahwa ia hadir hehe.

Biasanya es kemong di sajikan dengan irisan roti tawar dengan bungkus potongan koran, di antara dua belahan roti maka di isi es ini dan soal rasa kayak sih nggak kalah kalah amat deh dengan es krim pabrikan itu. Konon sih es tung tung alias es kemong ini hadir karena dorongan masyarakat yang ingin mencicipi es krim yang bahannya terbuat dari susu, karena saat itu susu tergolong barag langka dan mewah, akhirnya susu di gantikan dengan santan. Cara bikin es yakni dengan di putar putar dalam sebuah wadah sehingga es mengkristal.

Es Tungtung dengan scoop yang lebih modern untuk takaran es(dokpri)

Tekstur es kemong biasanya lebih kasar di banding es krim pabrikan namun soal kelezatan mah tetap juara deh. Teringat kenangan zaman dulu saat berebutan beli es kemong, dengan sendok es yang merupakan sendok biasa yang di pipihkan maka si Mamang tukang es menyendok takaran yang pas di sebuah cone atau roti. Siang hari minum es kemong rasanya gimana gitu. Tapi kini gerobak es kemong sudah jarang di temukan, seiring waktu berjalan, pedagang es kemong sekarang menjajakan dagangannya dengan mempergunakan motor saat berkeliling.

Penambahan kacang tumbuk untuk toping dan siraman susu kental manis coklat(dokpri)

Untuk centong es krimnya pun tidak memakai sendok yang di gepengkan, ada scoop takaran  untuk es dan variasi rasa nya pun lebih menarik, ada taburan kacang tumbuk dan juga siraman susu coklat. Es kemong sekarang mah tampilannya lebih trendy mungkin untuk memuaskan selera pembeli ya.

Mamang penjaja es kemong sedang melayani pembeli(dokpri)

Bersyukur saat pulang kampung di libur lebaran beberapa waktu lalu sempet ngehadang si Mamang yang jualan es kemong, maka tak tertolaklah menikmati es kemong rasa milenial, harganya nggak begitu mahal, satu cone es kemong di banderol dengan harga Rp 2000, sayang sih saat mesen es kemong dengan varian roti ternyata rotinya habis. Es kemong yang dulu di jual cepean dan plus kebaikan si Mamang tukang es yang membolehkan memukul kemong dengan gratis. Rasanya seru banget bisa mainin gong kecil milik penjual es.

Es puter ala kampung selalu memberikan kebahagiaan, dan sekarang pun ternyata es ini masih eksis meski mendapat gempuran cukup dahsyat dengan produk produk pabrikan yang juga memiliki basis penjualan dengan harga yang kompetitif. Varian jajanan di Indonesia memang banyak sekali dan es kemong alias es tungtung atau es puter mampu bertahan di tengah arus modernisasi merupakan sesuatu yang membuat kita terharu.

Bila masa kecil kamu pernah merasakan manisnya es tungtung maka masa kecil kamu terselematkan dan itu luar biasa. Untuk tahu lebih seru tentang makanan dan minuman khas nusantara, jangan bosan bosan lho mampir ke blog kesayangan kita semua, ke marih saja di jalandanmakan.com. Mang Admin masih banyak stok cerita tentang asyik dan serunya berburu kuliner dan tempat tempat yang keren untuk di sambangi, kali ini cerita tentang es kemong.

Bagi kalian yang pernah punya stori seru seputar es kemong, semoga saja tulisan ini memberikan nostalgia indah ya hehe. Pantengin terus cerita Mang Admin deh.

Stasiun Bogor, Stasiun Yang terus Tumbuh Dan Berkembang

Stasiun Bogor yang terus bebenah untuk kenyamanan penumpang(dokpri)

 

Kali pertama mengunjungi stasiun Bogor di sapa gerimis menjelang waktu siang, peron yang tak beratap dan jarak antara tempat berteduh lumayan jauh memaksa kaki setengah berlari menghindari gerimis. Itulah kesan pertama saat Mang Admin menjejakan kaki di stasiun Bogor. Hujan mulai membasahi kota Bogor, istirahat sejenak seraya numpang ngecharger di tempat box charger yang di sediakan untuk para penumpang.

Ketemu dengan seorang Bapak yang ternyata warga aseli Bogor dan beliau pun bercerita bahwa stasiun Bogor akan terus tumbuh dan berkembang mengikuti tuntutan zaman, dulu banget ujar si Bapak, stasiun Bogor sangat sederhana. Namun dalam beberapa tahun terakhir banyak sekali perubahan yang terjadi dan membuat stasiun Bogor makin moncer. Dari beberapa tempat terlihat fasilitas disediakan agar penumpang kereta bisa lebih nyaman, Mang Admin ngejajal musholla stasiun yang tertata apik dengan karpet merahnya yang bersih serta pembatas untuk jamaah perempuan dan laki laki.

Mushola stasiun Bogor yang nyaman untuk melaksanakan ibadah sholat(dokpri(

Toilet pun bersih dan membuat nyaman saat buang hajat penumpang. Tempat loket pun luas meski mungkin suasana akan berbeda jika di jam jam sibuk, terpasang pula guiding block untuk saudara saudara kita kaum disabilitas. Ketika kita ingin keluar dari areal stasiun ada papan arah menuju jembatan penyeberangan orang dan petunjuk penggunaan transportasi umum. Jika kita keluar dari stasiun menuju Jalan Kapten Muslihat maka kita pun bisa menuju daerah Jembatan Merah, Leuwiliang, Darmaga, Paledang, Bubulak dan Warung Jambu.

Tempat tiket dan kesibukan penumpang di stasiun Bogor(dokpri)

Bila kita keluar dari stasiun menuju Jalan Mayor Oking maka kita bisa ke arah Taman Topi, Istana Bogor, Kebon Raya Bogor, Baranangsiang, Pasar Anyar dan ke arah tol Jagorawi. Stasiun Bogor bisa di bilang halaman depan kota Bogor, stasiun dengan kode BOO ini dahulunya bernama stasiun Buitenzorg dan di bangun pada tahun 1881. Stasiun Bogor melayani KRL Commuter Line, bisa di bilang stasiun ini termasuk stasiun akhir kereta lho.

Dari stasiun Bogor, penumpang bisa menuju stasiun Jakarta Kota, Stasiun Kampung Bandan, stasiun Angke dan juga stasiun Jatinegara. Dengan memiliki 8 jalur dan 7 peron, stasiun Bogor adalah stasiun sibuk dan padat mengingat intensitas pengunjung dari dan ke Jakarta begitu luar biasa. Nah kalau teman teman pengen jalan jalan ke kota Bogor dan menikmati kulineran khas Bogor, banyak juga ibu ibu yang menjual penganan khas kota Bogor yakni asinan banyak di jajakan di luar pagar stasiun.

Dengan segala pembenahan yang terus di lakukan, oh iya saat terakhir Mang Admin mengunjungi stasiun Bogor, para pekerja sedang memperbaiki fungsi peron di stasiun. Semoga saja nantinya stasiun Bogor akan semakin nyaman untuk para penumpang. Dan fasilitas fasilitas pun mampu memberikan kemudahan akses bagi semua penumpang. Terutama sih mungkin penambahan jumlah kereta yang perlu di pikirkan.

Jika di jam jam sibuk saat berangkat kerja ataupun pulang kerja, rangkaian commuter line begitu padat dan berhimpit, yang naik banyak banget yang turunnya dikit, cobain deh pergi ke stasiun Bogor saat jam kerja, dan rasakan betapa berarti se inchi ruang kosong untuk sekedar memantapkan pijakan. Namun kita pun mengapresiasi segala kerja keras pihak Commuter Line yang terus memberikan pelayanan prima.

Nah jika pembaca jalandanmakanseru.com pengen jalan jalan ke kota Bogor, cobain deh suasana naik commuter line dan rasakan sensasi berada di gerbong commuter line dan nikmati stasiun Bogor yang saat ini terus bebenah.